Breaking News:

Berita Arema FC

Ultah ke-33 Arema FC di Tengah Pandemi Covid-19: Yakin Bisa Tetap Bertahan dan Jalankan Kewajiban

Arema FC rayakan ulang tahun ke-33 di tengah pandemi virus Corona. Manajemen Singo Edan yakin bisa tetap bertahan dan jalankan kewajiban.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
Arema FC saat launching tim di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (23/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ulang tahun Arema FC ke-33 tahun 2020 ini dirayakan dalam kondisi prihatin.

Pasalnya sudah enam bulan terakhir ini Indonesia diserang pandemi virus Corona ( Covid-19 ), sehingga berdampak pada mendeknya kompetisi Liga 1 2020.

Tak dipungkiri, ditangguhkannya kompetisi gegara pandemi menjadi prahara tersendiri. Apalagi di sanalah mata pencaharian para pelaku sepak bola.

Wabup Qosim Turun Langsung Pantau Penyaluran JPS di Lima Desa, Pastikan Penyaluran Lancar

Akhir Video YouTuber Prank Paket Daging Kurban Isi Sampah, Kami Orang Baik, Ending Dihujat Ibu-ibu

Beban klub semakin bertambah, disusul lanjutan kompetisi Liga 1 2020 dipastikan tanpa penonton.

Sehingga pemasukan finansial klub dari penjualan tiket mengalami penurunan dratis.

Namun klub Singo Edan mendukung keputusan ini, karena ingin mata rantai Covid-19 segera usai, agar kehidupan kembali seperti semula.

Stadion Gelora Bung Tomo Bakal Dikelilingi Pagar 3,6 Meter, Pastikan Area Aman untuk Pertandingan

Inilah Logo HUT ke-33 Arema FC, Usung Jargon Sluman Slumun Slamet: Bentuk Ikhtiar Bersama

"Selain klub harus bertarung menjalankan operasional klub, klub sebagai etentitas sport maka juga meski mendukung upaya melawan Covid-19 yang sampai saat ini terus meningkat angka kematiannya," kata CEO Arema FC, Agoes Soerjanto, Minggu (2/8/2020).

Bertambah usia dalam kondisi prihatin, manajemen Arema FC mengaku tetap bersyukur dan berjanji menjalankan komitmen memberikan kewajiban pada seluruh bagian tim, meski kondisi sulit.

"Operasional klub, Arema FC tetap berkewajiban memenuhi hak pemain, pelatih, official dan karyawan. Alhamdulillah, meski benar benar berat, manajemen berupaya dan berikhtiar untuk memenuhi segala kewajiban. Tahun ini sungguh dirasakan yang paling berat dari tahun-tahun sebelumnya," tuturnya.

Seperti diketahui, sejak bulan Juli-Agustus, klub memiliki kewajiban membayar 25 persen gaji pemain dan pelatih. Sementara mulai September hingga Februari klub berkewajiban membayar 50 persen gaji pemain dan pelatih sesuai surat PSSI nomor SKEP/53/VI/2020 tentang dimulainya kompetisi 1 Oktober 2020.

Penulis: Dya Ayu

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved