Breaking News:

Virus Corona di Magetan

Tempat Hiburan Malam di Magetan Sudah Boleh Buka, Wajib Penuhi Syarat-syarat Ini: Tak Dipersulit

Kabupaten Magetan izinkan tempat usaha, termasuk tempat hiburan malam buka kembali di masa transisi new normal. Pulihkan perekonomian saat Covid-19.

SURYA/DONI PRASETYO
Tim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan asesmen ke sejumlah tempat hiburan malam (THM) untuk memberikan arahan terkait protokol kesehatan sebelum diizinkan beroperasi kembali. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Hampir enam bulan sejak pandemi virus Corona ( Covid-19 ) melanda.

Seluruh tempat usaha, termasuk tempat hiburan malam (THM) di seluruh wilayah Kabupaten Magetan diperintahkan tutup.

Namun setelah kondisi wabah Covid-19 ini mulai mereda, di masa transisi new normal ini, pemerintah mulai pertimbangkan diizinkannya tempat usaha buka kembali.

Pria Jombang 9 Tahun Merantau ke Amerika, Pulang-pulang Bacok Istri, Kaget Lihat Isi Rumah

Resmi, Kompetisi Liga Italia Musim 2020-2021 Kick Off pada 19 September

Diantaranya depot, warung makan, kopi dan THM buka. Hal ini untuk memulihkan kembali perekonomian masyarakat yang sempat lesu.

"Yang penting pengelola dan pemilik tempat hiburan malam tetap memperhatikan dan menyediakan peralatan dan persyaratan protokol kesehatan," kata Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Ari Budi Santoso, saat diketahui melakukan asesmen di Morodadi Karaoke Sarangan, Senin (3/8/2020).

Dalam inspeksi mendadak (sidak) guna melakukan asesmen ke sejumlah THM di wilayah Kabupaten Magetan itu disertai anggota tim lain, seperti Kadishub Joko Trihono, Kadisperindag Sucipto, dan Kabid Penegakan Perda (Gakda) Satpol PP Fery Yoga Saputra.

SDN 4 Gunungsari Kota Batu Mulai Adakan KBM Tatap Muka, Jam Istirahat Dipakai Olahraga dan Berjemur

Resepsi Ricuh Kedua Besan Perang, Berawal Perut Keroncongan Gegara Gulai Kambing, Kursi Melayang

Dalam asesmen ke THM itu, tim melihat kelayakan room, peralatan, mikrofon, kebersihan meja, lantai dan pembatas di sofa tempat duduk, termasuk peralatan untuk penyajian makanan dan minuman serta tetep menyarankan menjaga physical distancing (jarak fisik).

"Kita tadi melihat ke dalam room, satu per satu, banyak yang harus dipenuhi dan kalau pengelola belum bisa memenuhi, kami belum bisa memberikan izin THM buka, karena tanggungjawabnya besar, "kata Ari Budi Santoso yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mageten ini.

Dikatakan Ari Budi, di THM yang disidak bersama anggota tim lain, ditemukan room tidak berventilasi tidak dipasang exhaust fan (kipas angin) sehingga ruangan sangat pengap, karena udara dalam room THM itu tidak bisa bersirkulasi.

NEWS VIDEO - Bak Truk Tronton Nyangkut hingga Lepas di Tol Sidoarjo-Porong, Sopir Sampai Sesak

"Selain ventilasi di room tidak dilengkapi kipas angin penyedot udara dalam ruangan, sehingga udara ruangan bisa bergantian. Kecuali itu juga perlatan menyanyi, juga meja, mikrofon dan sofa belum sesuai petunjuk protol kesehatan,"katanya.

Menurut Ari Budi, rata-rata yang masih belum sesuai dengan protokol kesehatan di era Indonesia baru ini, hanya masalah sepele tapi kalau tidak diantisipasi bisa sebagai penyebab menularkan Covid-19.

"Seperti mikrofon yang dipakai bergantian, itu harus dibungkus. Dan bungkus ini setiap selesai menyanyi, harus diganti. Namun tim esemen menyebutkan selain dibungkus juga dibersihkan sebelum dipakai tamu berikutnya,"kata Ari Budi.

Dirinya pun mengatakan tidak akan mempersulit izin buka THM, asal sudah memenuhi protokol kesehatan yang disyaratkan. 

Penulis: Doni Prasetyo

Editor: Heftys Suud

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved