Breaking News:

Fetish Kain Jarik Mahasiswa Surabaya

Update Gilang 'Fetish Kain Jarik', Polisi Mintai Keterangan 3 Korban dan 8 Saksi hingga Geledah Kos

Polisi bertindak cepat seusai Gilang sang predator fetish jarik resmi dinyatakan drop out (DO) oleh pihak Universitas Airlangga Surabaya.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polisi bertindak cepat seusai Gilang Aprilian Nugraha Pratama resmi dinyatakan drop out (DO) oleh pihak Universitas Airlangga Surabaya.

Tiga korban sudah dimintai keterangan oleh polisi. Hal tersebut untuk menguatkan berkas acara pemeriksaan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, kepolisian juga telah memeriksa delapan orang saksi.

Semua identitas korban dan saksi dirahasiakan oleh polisi. 

"Berdasarkan laporan sudah ada tiga korban dan delapan saksi yang dimintai keterangan," ujar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko secara tertulis, Kamis (6/8/2020).

Unair Siap Dampingi Korban Primer Gilang Fetis Kain Jarik ke Polisi, Sudah Ada yang Akan Melapor

Setelah Gilang Fetish Kain Jarik, Muncul Bambang Swinger, 1 Syarat Diajukan Buat Kelabui Korban

Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menambahkan, pihaknya juga melacak dan mendatangi kos milik terlapor.

Sesampainya di sana polisi langsung menggeledah kamar Gilang.

Hasil penggeledahan masih belum dirinci karena masih dalam proses penyelidikan.

"Melakukan penggeledahan tempat kos terlapor Gilang di Surabaya," tambahnya. 

Adapun pasal yang dipersangkakan kepada terlapor yaitu Pasal 27 ayat (4) juncto Pasal 45 ayat (4) UU nomor 19 tahun 2019 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Kedua Pasal 29 juncto Pasal 45B UI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Ketiga 335 KUHP.

2 Kali Dapat Sanksi Sosial, Gilang sang Predator Fetish Jarik Malah Bangga Umumkan Dirinya Biseksual

Gilang sang Predator Fetish Jarik Pernah Diarak Warga seusai Ketahuan Berbuat Asusila di Kos

"Jadi ada mentransmisikan, kemudian mengancam atau menakut-nakuti melalui elektronik dan perbuatan tidak menyenangkan," pungkas perwira tiga melati emas tersebut.

Sebelumnya sebuat utas di media sosial Twitter soal Gilang sang predator fetish jarik viral di media sosial.

Saat akan melakukan 'eksekusi,' Gilang selalu menggunakan modus yang sama. Yaitu meminta calon korban membantunya untuk melakukan fetish jarik berkedok riset.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved