Breaking News:

Virus Corona di Ponorogo

Mayoritas PDRB Ponorogo dari Pertanian, Pandemi Covid-19 Tak Banyak Berdampak pada Sosial Ekonomi

Sektor sosial ekonomi Kabupaten Ponorogo tidak banyak terdampak dengan adanya pandemi virus Corona ( Covid-19 ) yang menyerang Jawa Timur.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika
Dok. Humas Kementerian Pertanian RI
ILUSTRASI - Aktivitas petani sedang memanen padi di sawah 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Sektor sosial ekonomi Kabupaten Ponorogo tidak banyak terdampak dengan adanya pandemi virus Corona ( Covid-19 ) yang mulai menyerang Jawa Timur sejak bulan Maret 2020 lalu.

Hal ini lantaran mayoritas Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Ponorogo disumbangkan dari sektor pertanian.

"PDRB kita 72 persen dari pertanian yang mana sektor pertanian ini hampir dikatakan tidak terdampak adanya pandemi Covid-19," kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, Selasa (11/8/2020).

Bahkan Ipong mengatakan, hasil panen raya dan nilai tukar petani tahun 2020 meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Nilai tukar petani ini meningkat karena biaya produksi turun sementara produktivitas naik karena ada bantuan pupuk subsidi organik yang dicampur dengan pupuk kimia," lanjut Ipong Muchlissoni.

Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Ponorogo, Tukang Parkir Terlena Diajak Bantu Dorong Mobil

PDI Perjuangan Rekomendasikan Sugiri Sancoko untuk Pilkada Ponorogo 2020, Ipong Beri Tanggapan

Ia menjelaskan, adanya bantuan pupuk subsidi ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari petani  dan serapannya mencapai 100 persen.

"Jadi biasanya seorang petani harus belanja pupuk Rp 1,5 juta untuk per hektare sawah, karena ada bantuan pupuk ini bisa lebih murah Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu. Selain itu produktivitasnya naik karena pupuknya bagus untuk meningkatkan hasil panen," lanjutnya.

Dengan adanya pupuk tersebut, dalam sekali panen, per hektare sawah bisa menghasilkan 0,7 - 1,3 ton.

"Hanya memang masalahnya di semua daerah-daerah kering adalah kurangnya ketersediaan air, sehingga ke depan masih perlu dilakukan pembangunan terutama di bidang irigasi," kata Ipong Muchlissoni.

Editor: Dwi Prastika

Peringati Hari Jadi Ponorogo ke 524, Bupati Ipong Muchlissoni Ziarah ke Makam Bathoro Katong

Antisipasi Kekeringan, BPBD Kabupaten Ponorogo Droping Air Bersih ke Sejumlah Desa

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved