Mobil Elf Petani Blitar Hangus Terbakar, Petugas Heran Padahal Mesin Mati: Tak Mungkin Korsleting
Mobil Isuzu Elf milik petani warga Desa Slorok, Kecamatan Garum hangus terbakar. Petugas heran padahal mesin mati: tak mungkin ada korsleting.
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Mobil Isuzu Elf nopol AG 7017 AA terbakar di garasi rumah korban, Dukani (48), warga Desa Slorok, Kecamatan Garum, Rabu (12/8/2020) siang.
Untungnya, dua mobil lainnya yang diparkir di sebelah mobil terbakar itu selamat, yakni Truk Fuso dan satu Elf lainnya.
Itu karena korban, Dukani dibantu cepat para tetangganya untuk memadamkan api.
• Detik-detik Wanita di Surabaya Dijambret di Sumur Welut, Tas Berisi Uang dan Benda Berharga Raib
• 100 Hari Meninggal Didi Kempot, Saputri Kenang Masa Lalu, Yan Vellia Ekspos Doa Haru Anak: Buat Papa
Caranya, mobil yang terbakar itu, kaca depan dan sampingnya dipecah, lalu warga ramai-ramai menyiramkan air ke dalam mobil tersebut.
"Untungnya, korban bersama warga dengan cepat berhasil memadamkan api, sehingga dua mobil yang diparkir di dekatnya selamat," kata Iptu Burhanuddin, Kapolsek Garum.
Namun demikian, kebakaran mobil itu mengejutkan semua orang.
• Janda Sidoarjo Manajer Perusahaan Swasta Tewas Dibunuh Pacar, Pelaku Cemburu: Cium Bau Ini di Sofa
• Cegah Potensi Tweet Menyinggung, Twitter Rilis Fitur Baru untuk Batasi Reply, Ini Cara Penggunaannya
Tak hanya korban, petugas juga heran karena mobil itu dalam kondisi mesinnya mati.
Penyebab terbakarnya mobil, masih didalami oleh petugas.
"Iya, memang demikian, sehingga kami selidiki. Kok bisa terbakar, wong katanya mobil itu tak dihidupi atau mesinnya mati, sehingga tak mungkin, ada jaringan yang korsleting," ungkapnya.
Menurutnya, kebakaran itu diketahui korban sendiri, Dukani.
Saat itu, ia hendak pergi ke sawah namun dikejutkan dengan kobaran api dari mobilnya.
Melihat mobilnya terbakar, ia langsung berteriak dan warga berdatangan.
Tak sempat mengambil kontaknya, yang disimpan di dalam rumahnya, ia bersama warga langsung memecah kaca depan dan sampingnya, buat menyiram api ke dalam mobil tersebut.
"Begitu disiram air, akhirnya api padam, tanpa harus mengeluarkan mobilnya dari garasi rumahnya. Sebab, kobaran itu terjadi di dalam mobil itu," pungkasnya.
Penulis: Imam Taufiq
Editor: Heftys Suud