Hari Kemerdekaan 2020

Upacara Hari Kemerdekaan 2020 di Grahadi Digelar Terbatas, Dentuman 17 Meriam Diganti Sirine

Upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 74 akan tetap digelar di Grahadi. Di tengah pandemi Covid-19, dentuman meriam diganti sirine.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Hefty Suud
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau geladi resik upacara bendera memperingati hari Kemerdekaan RI yang ke 74 di halaman Gedung Negara Grahadi, Sabtu (15/7/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 74 akan tetap digelar Senin (17/8/2020) mendatang.

Namun lantaran masih ada di kondisi pandemi virus Corona ( Covid-19 ), upacara tersebut akan dilaksanakan secara terbatas baik dari segi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, peserta, maupun tamu kehormatan.

Selain itu, sejumlah tradisi yang dilakukan saat upacara Hari Kemerdekaan 2020 nantinya juga sebagian akan dihilangkan.

BMKG Rilis Peringatan Dini Minggu (16/8/2020), Perairan Selatan Pulau Jawa Ada Gelombang Tinggi 4 M

Kabar Gembira! Taman Nasional Baluran Kembali Buka, Wisatawan dari Luar Jatim Wajib Rapid Test

Seperti dentuman sebanyak 17 kali dari meriam yang biasanya dibunyikan dari belakang Gedung Negara Grahadi akan diganti dengan bunyi sirine.

Sirine itu akan dibunyikan serentak di seluruh Indonesia pada pukul 10.17 WIB.

"Tetap ada upacara namun ada batasan-batasan. Surat edarannya dari Mensesneg juga sudah kita terima. Kita menganut itu, pada prinsipnya," kata Khofifah saat memantau geladi resik upacara di halaman depan Gedung Negara Grahadi, Sabtu (15/8/2020).

Pengajuan Nikah Muda 2020 di Lumajang Naik 2 Kali Lipat, Pengadilan Agama Beber Penyebabnya

Sebelum Ramai Isu Tengkar, Ada Cerita Rizki DAcademy Soal Malam Pertama dengan Nadya: Kayak Asing

Tamu kehormatan yang biasa turut hadir diundang juga dipastikan akan sangat dibatasi. Seperti veteran pejuang dan janda veteran pejuang tidak lagi diundang, melainkan utusan Gubernur Jatim yang akan datang memberikan tali asih ke rumah-rumah mereka.

"Seluruh warga Jawa Timur, dimanapun berada kami mohon agar bisa menghentikan aktifitasnya sejenak pada pukul 10.17 hingga 10.20 WIB atau selama 3 menit saja, untuk mengheningkan cipta sambil berdoa dengan sikap tegap sempurna memperingati Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI," ungkapnya.

Khofifah menjelaskan, Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2020 dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Bahkan, untuk petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) hanya 10 orang, yang berasal dari Paskibraka Tahun 2019. Serta, pasukan upacara dan undangan yang sangat terbatas.

Pasukan upacara yang biasanya mencapai 1.200 orang, kini hanya 50 orang saja. Sedangkan undangan yang dulu berjumlah 3.500 orang, sekarang tinggal 120 orang saja.

Usai upacara Pengibaran Bendera dalam rangka Peringatan HUT Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, Gubernur Jatim dan Forkopimda langsung pindah masuk ke dalam Gedung Grahadi untuk mengikuti upacara secara virtual dari Istana Negara Jakarta.

"Di tengah suasana pandemi Covid-19, peringatan HUT Kemerdekaan Ke-75 RI kita laksanakan dengan sederhana, namun tetap khidmat dan tertib," tegas Khofifah.

Ditambahkan, sesuai surat Mensesneg seluruh jajaran Polri dan TNI setiap daerah diminta untuk membantu keberhasilan pelaksanaan Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-75. Diantaranya, dengan memperdengarkan sirine atau suara penanda lainnya sesaat sebelum lagu Indonesia Raya berkumandang.

"Untuk itu, sekali lagi mari kita semua ambil sikap sempurna, berdiri tegak, untuk menghormati peringatan Detik-Detik Proklamasi pada hari senen, 17 Agustus tahun 2020 dimulai jam 10.17 - 19.20 WIB hening cipta sambil berdoa ," pungkasnya.

Penulis: Fatimatuz Zahroh

 Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved