Berita Madura United
Rahmad Darmawan Setuju Regulasi Pemain U-20 pada Lanjutan Liga 1 2020 Dibatalkan
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan (RD), menyambut baik ubahan regulasi pemain U-20 pada lanjutan Liga 1 2020 yang akan bergulir kembali 1 Oktober
Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan (RD), menyambut baik ubahan regulasi pemain U-20 pada lanjutan Liga 1 2020 yang akan bergulir kembali 1 Oktober mendatang.
Semula, setiap klub diwajibkan memainkan dua pemain U-20 setiap laga.
Regulasi ini dimaksudkan untuk mendukung gelaran Piala Dunia U-20 2021 mendatang.
• Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Terapkan WFH Seusai 2 Pegawai Positif Covid-19
• Tugas dan Tanggung Jawab Pengganti Mario Gomez di Arema FC Bakal Lebih Berat
Namun, karena mendapat protes dari klub, akhirnya LIB melunak dimana dua pemain U-20 hanya wajib masuk di daftar susunan pemain.
"Saya setuju (ubahan kebijakan U-20), karena ini kompetisi profesional tertinggi, di negara manapun tidak ada pembatasan usia, federasi bagus sudah membuat aturan (baru) itu," kata Rahmad Darmawan pada TribunJatim.com, Senin (17/8/2020).
Mantan pelatih timnas U-23 itu menilai, pemain usia muda masih butuh waktu untuk bisa beradaptasi.
Apalagi dipastikan, pemain terbaik di tanah air pada usia tersebut saat ini sedang bergabung dengan pemusatan timnas U-19.
• Pelatih Madura United Beri Pesan Khusus pada Pemain Sebelum Latihan Perdana 20 Agustus Mendatang
• Satu Lagi Korban Tewas Akibat Kijang Dihantam Kereta di Taman Sidoarjo, Total 4 Tewas 1 Luka
"Kami tidak merendahkan, tapi semua pemain terbaik sudah diambil timnas U-19 untuk TC jangka panjang," jelas RD.
"Bagaimanapun usia pemain U-19 non pemain timnas, butuh waktu lagi untuk berada di level itu," tambah pelatih asal Lampung tersebut.
Dengan kondisi yang ada, keputusan mewajibkan klub memainkan dua pemain U-20 tiap laga untuk mendukung gelaran Piala Dunia U-20, dinilai RD kurang tepat.
• Kisah Cinta WAGs Cantik Persib dengan Pacarnya, Berawal dari DM Hingga Dicuekin, Endingnya Bahagia
• Perusahaan Bongkar Muat Batubara di Gresik Beroperasi Lagi, Warga 3 Kelurahan Dihantui Ketakukan
Jika alasan memberikan kesempatan pemain muda, RD menilai ada baiknya digelar kompetisi khusus usia U-20, atau kewajiban itu diberlakukan di Liga 2.
"Tapi divisi dua (Liga 2) kan ada promosi, jadi saya rasa masing-masing klub banyak pertimbangannya," ucap pelatih 53 tahun itu.
Sebelum akhirnya ada ubahan, sejak awal RD memang sudah mempertanyakan wacana regulasi U-20.
"Memang kalau kompetisi level satu itu, betul gak harus ada pembatasan usia, karena ini ajang pembuktian kualitas setiap klub," pungkasnya.