Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Madura United

Rahmad Darmawan Setuju Regulasi Pemain U-20 pada Lanjutan Liga 1 2020 Dibatalkan

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan (RD), menyambut baik ubahan regulasi pemain U-20 pada lanjutan Liga 1 2020 yang akan bergulir kembali 1 Oktober

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
TRIBUNJATIM.COM/SUGIHARTO
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, saat laga Madura United vs Persiraja Banda Aceh pada pekan kedua Liga 1 2020 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Senin (9/3/2020) malam WIB. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan (RD), menyambut baik ubahan regulasi pemain U-20 pada lanjutan Liga 1 2020 yang akan bergulir kembali 1 Oktober mendatang.

Semula, setiap klub diwajibkan memainkan dua pemain U-20 setiap laga.

Regulasi ini dimaksudkan untuk mendukung gelaran Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Terapkan WFH Seusai 2 Pegawai Positif Covid-19

Tugas dan Tanggung Jawab Pengganti Mario Gomez di Arema FC Bakal Lebih Berat

Namun, karena mendapat protes dari klub, akhirnya LIB melunak dimana dua pemain U-20 hanya wajib masuk di daftar susunan pemain.

"Saya setuju (ubahan kebijakan U-20), karena ini kompetisi profesional tertinggi, di negara manapun tidak ada pembatasan usia, federasi bagus sudah membuat aturan (baru) itu," kata Rahmad Darmawan pada TribunJatim.com, Senin (17/8/2020).

Mantan pelatih timnas U-23 itu menilai, pemain usia muda masih butuh waktu untuk bisa beradaptasi.

Apalagi dipastikan, pemain terbaik di tanah air pada usia tersebut saat ini sedang bergabung dengan pemusatan timnas U-19.

Pelatih Madura United Beri Pesan Khusus pada Pemain Sebelum Latihan Perdana 20 Agustus Mendatang

Satu Lagi Korban Tewas Akibat Kijang Dihantam Kereta di Taman Sidoarjo, Total 4 Tewas 1 Luka

"Kami tidak merendahkan, tapi semua pemain terbaik sudah diambil timnas U-19 untuk TC jangka panjang," jelas RD.

"Bagaimanapun usia pemain U-19 non pemain timnas, butuh waktu lagi untuk berada di level itu," tambah pelatih asal Lampung tersebut.

Dengan kondisi yang ada, keputusan mewajibkan klub memainkan dua pemain U-20 tiap laga untuk mendukung gelaran Piala Dunia U-20, dinilai RD kurang tepat.

Kisah Cinta WAGs Cantik Persib dengan Pacarnya, Berawal dari DM Hingga Dicuekin, Endingnya Bahagia

Perusahaan Bongkar Muat Batubara di Gresik Beroperasi Lagi, Warga 3 Kelurahan Dihantui Ketakukan

Jika alasan memberikan kesempatan pemain muda, RD menilai ada baiknya digelar kompetisi khusus usia U-20, atau kewajiban itu diberlakukan di Liga 2.

"Tapi divisi dua (Liga 2) kan ada promosi, jadi saya rasa masing-masing klub banyak pertimbangannya," ucap pelatih 53 tahun itu.

Sebelum akhirnya ada ubahan, sejak awal RD memang sudah mempertanyakan wacana regulasi U-20.

"Memang kalau kompetisi level satu itu, betul gak harus ada pembatasan usia, karena ini ajang pembuktian kualitas setiap klub," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved