Breaking News:

Sebaris Doa Gubernur Khofifah untuk Almarhum Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin: Berduka

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengucapkan bela sungkawa yang mendalam atas wafatnya Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Sabtu.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Januar
Surya/Fatimatuz Zahroh
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau uji coba pembelajaran tatap muka di SMKN 2 Kota Probolinggo, Selasa (18/8/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengucapkan bela sungkawa yang mendalam atas wafatnya Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Sabtu (22/8/2020).

Sebagaimana ramai diberitakan bahwa Plt Bupati Sidoarjo tersebut meninggal dunia akibat Covid-19.

Secara khusus Gubernur Khofifah menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya sosok yang akrab disapa Cak Nur tersebut.

Ia berdoa agar Cak Nur dipanggil ke haribaan Allah SWT dalam keadaan yang khusnul khotimah dan segala salah serta khilafnya diampuni oleh Allah SWT.

Plt Bupati Sidoarjo Meninggal, PKB Jatim Berduka

“Kita semua berduka dan dikagetkan atas meninggalnya plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin. Kita semua merasa kehilangan,” kata Khofifah saat diwawancara di Kantor Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur, di Jakarta, Sabtu sore.

Ditegaskan Khofifah bahwa almarhum Cak Nur adalah sosok pekerja yang sangat keras. Cak Nur adalah sosok yang rela berkorban dan sungguh-sungguh dalam bekerja.

“Saya mengikuti pola kerja beliau terutama yang sangat intensif, selama perjuangan menghadapi pandemi Covid-19. Saya biasa bertelfon dengan beliau dua sampai tiga kali sehari terutama saat kasus yang terkonfirmasi positif di Sidoarjo mulai naik,” kata Khofifah.

Gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini menyebutkan bahwa beberapa waktu lalu semasa pandemi dan saat Jawa Timur sedang ada di puncak kasus positif sangat tinggi, ia bersama Forkopimda Jatim full tim rapat hingga dini hari di pendopo Kabupaten Sidoarjo.

Bersama plt Bupati Sidoarjo tersebut, mereka membahas sangat detil bagaimana bagaimana menangani covid-19, terutama di Sidoarjo agar bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakatnya.

“Hari ini, sosok yang memberikan dedikasinya sangat besar pada keselamatan dan keamanan jiwa masyarakat Sidoarjo, Bapak Nur Ahmad Syaiffuddin telah dipanggil ke haribaan Allah. Kita merasa kehilangan, kita tentu akan memberikan doa dengan tulus ikhas mudah-mudahan semua amal kebaikan beliau diterima Allah seluruh khilafnya diampuni oleh Allah,” tegasnya.

Tak lupa Khofifah juga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan oleh Allah.

“Semoga beliau dipanggil Allah dalam keadaan yang khusnul khotimah,” tegasnya. (Fatimatuz zahroh/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved