Breaking News:

Pemkab Pamekasan Tahun 2020 Akan Bedah 500 Rumah Tidak Layak Huni, Wujud Cinta Bupati ke Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Pamekasan, tahun 2020 ini akan membedah 500 rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga setempat yang masuk dalam kategori

istimewa
Rumah Tidak Layak Huni yang mulai dikerjakan, Senin (24/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, tahun 2020 ini akan membedah 500 rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga setempat yang masuk dalam kategori masyarakat tidak mampu.

Program RTLH tersebut, saat ini mulai berjalan dan sudah ada sebagian rumah yang sudah dibedah untuk diperbaiki.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, tujuan digagasnya program RTLH atau Bedah Rumah ini untuk menekan angka kemiskinan di Kabupaten Pamekasan.

Program RTLH ini kata dia diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori tidak mampu.

"Kita mendorong usulan dari bawah dan bantuan partisipasi masyarakat untuk mengusulkan kepada pemerintah melalui Kepala Desa dan melalui Camat untuk mendata rumah warga yang tidak layak huni, lalu kemudian kita survei. Setelah kita survei kita anggarkan," kata Baddrut Tamam kepada TribunMadura.com, Senin (24/8/2020).

Giring Ganesha Eks Vokalis Nidji Calonkan Diri sebagai Presiden di Pilpres 2024: Tahunnya Anak Muda

Sosok Siti Fauziah Pemeran Bu Tejo Tilik, Sisi Lain Cermin Hidup Asli, Sederet Penghargaan Didapat

Tanda Rumah Tangga Rizki DA Retak? Nadya Hapus Potret Pernikahan, Sikap Suami Beda, Banjir Tanya

Bupati yang akrab disapa Ra Baddrut ini mengaku bersyukur, sebab tahun 2020 ini ada sekitar 500 rumah tidak layak huni yang akan pihaknya bangun.

Saat ini, kata dia sudah ada sebagian rumah yang sedang dikerjakan dan akan dikerjakan.

"Alhamdulillah tahun ini sekitar 500 rumah kita bangun untuk masyarakat yang tidak mampu. Orientasinya hanya untuk memberikan kepastian hidup layak, hidup sehat dan hidup pantas bagi masyarakat Pamekasan," harapnya.

Melalui program RTLH tersebut, Politisi PKB ini mengaku hanya ingin menunjukkan, bahwa Pemkab Pamekasan peduli terhadap masyarakat yang kurang mampu.

Bongkar Jimat Ali Zaenal Pengusaha Sukses Pamekasan, Jualan Kue hingga Bisa Gaji 400 Karyawan

Warna Air Bengawan Solo Berubah Seperti Air Teh, Air PDAM Lamongan Ikut Keruh, Terungkap Sebabnya

Koalisi 9 Bintang Pecah, Gerindra Pilih Dukung Teno-Hasjim: Semua akan Sampai di Pelabuhan

Halaman
12
Penulis: Yoni Iskandar
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved