Breaking News:

Tak Punya Kartu Tani, 72 Ribu Petani di Madiun Sulit Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Puluhan ribu petani di Kabupaten Madiun belum memiliki kartu tani, sulit mendapatkan pupuk bersubsidi

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Pipin Tri Anjani
SURYA/Rahadian Bagus
Komisi B DPRD Kabupaten Madiun menggelar hearing dengan Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan, Suharno, bersama distributor pupuk bersubsidi dan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Sodiq Purnomo terkait masalah kartu tani, Kamis (27/8/2020) siang. 

“Diusahakan semaksimal mungkin minggu pertama September nanti pembuatan Kartu Tani selesai,” jelas Sodiq.

Kesepakatan itu berdasarkan hasil rapat yang digelar Dinas Pertanian, BNI dan perwakilan Kementerian Pertanian.

Akan tetapi, jika hingga awal September belum semua Kartu Tani jadi, ia berharap pemberlakukan pembayaran pembelian pupuk bersubsidi dengan Kartu Tani ditunda hingga 2021.

Ketika ditanya, penyebab baru 150 petani yang baru memiliki Kartu Tani, Sodiq mengaku tidak mengetahuinya. Padahal program pembuatan kartu tersebut sudah dicanangkan pemerintah sejak dua tahun lalu.

Ia berdalih Dinas Pertanian tidak membuat dan mencetak Kartu Tani tersebut. Untuk di wilayah Kabupaten Madiun, pemerintah menunjuk Bank BNI sebagai lembaga yang berkewenangan mencetak Kartu Tani.

“Posisi kami disini hanya menginput data Sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) untuk acuan alokasi pupuk. Setelah itu pihak BNI yang memiliki kewenangan menerbitkan Kartu Tani,”jelasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Madiun, Wahyu Hidayat meminta Pemkab Madiun segera berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian. Ia meminta agar kebijakan pembelian pupuk dengan Kartu Tani yang diterapkan pada 1 September ditunda.

“Kami minta pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar ditunda dulu pemberlakukan aturan pembelian pupuk bersubsidi dengan Kartu Tani,” kata Wahyu.

VIRAL 5 Tahanan Main TikTok di Penjara, Beberapa Orang Dikenali, Nasib 2 Polisi Terkuak, HP Siapa?

Sementara itu Pemimpin Bidang Bank BNI Madiun, Nora, mengatakan percepatan pembuatan Kartu Tani sementara sedang diproses. Kartu Tani akan dibagikan secara bertahap awal September 2020.

“September BNI Madiun minimal menyalurkan 60.000 kartu. Sisanya secara bertahap akan didistribusikan,” jelas Nora.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved