Breaking News:

85 Desa di Bangkalan Terdampak Kekeringan, Pemkab Mulai Kerahkan Truk Tangki Air Bersih

Bupati Bangkalan mulai mengerahkan truk-truk tangki pengangkut air bersih dari Pendapa Agung ke sejumlah desa terdampak kekeringan.

Surya/Ahmad Faisol
Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron memberangkatkan empat truk pengangkut 18 ton liter air bersih dari Pendapa Agung ke tiga desa di Kecamatan Tanah Merah dan Kecamatan Kokop, Senin (31/8/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron mulai mengerahkan truk-truk tangki pengangkut air bersih dari Pendapa Agung ke sejumlah desa terdampak kekeringan, Senin (31/8/2020).

Desa Mandung Kecamatan Kokop dan dua desa di Kecamatan Tanah Merah; Desa Pangelean dan Desa Padurungan menjadi tujuan pertama droping air bersih.

Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) mengungkapkan, pengiriman air bersih tersebut merupakan respon Pemkab Bangkalan atas bencana kekeringan yang mulai melanda beberapa desa.

Tuntutan Meggy Wulandari Nafkahi Anak-anak, Kiwil Mengaku Sudah Lepas Tangan: Jangan Sangkut Pautkan

Cerita Mutia Ayu Soal Perubahan Nama Anaknya, Glenn Fredly Beri Nama Gema bukan Gewa, Ini Maknanya

"Kami mengawali dengan memberangkatkan empat truk berkapasitas total 18 ton liter air bersih ke tiga desa di dua kecamatan," ungkap Ra Latif.

Ia menjelaskan, BPBD Bangkalan sudah menetapkan status tanggap darurat bencana kekeringan.

Beberapa kecamatan, lanjutnya, telah melaporkan ke BPBD Bangkalan terkait kondisi kekeringan di desa-desa.

"Ada 85 desa terdampak kekeringan yang tersebar di 13 kecamatan," pungkasnya.

Mengalami Kekeringan, Warga Desa Pakisrejo Tulungagung Mengandalkan Air Kiriman BPBD

Kepala BPBD Kabupaten Bangkalan Rizal Morris mengungkap, dropping air bersih akan dilanjutkan secara bergiliran ke desa-desa terdampak kekeringan.

"Dari jumlah 85 desa yang kami petakan, sebanyak 69 kering kritis dan 16 desa kering langka," singkatnya.

Sekedar diketahui, kering kritis adalah sumber air sebelum musim kemarau bisa mencukupi 10 liter/jiwa dengan jarak tempuh dari pemukiman warga ke sumber air sejauh 3 km.

Sedangkan kering langka adalah sumber air sebelum musim kemarau bisa mencukupi 10 liter-30 liter/jiwa dengan jarak tempuh dari pemukiman warga ke sumber air sejauh 500 meter hingga 3 km. (SURYA/Ahmad Faisol)

Editor: Pipin Tri Anjani

Sadarkan Masyarakat soal Protokol Kesehatan Jadi Pesan Wali Kota Malang saat Sensus Penduduk 2020

Amankan Pemesan Sabu Kiloan, Polda Jatim Akan Lakukan Penyelidikan: Bisa Saja Jaringan Sama

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved