Breaking News:

Proyek OPD Tidak Sinkron, Dewan Minta Pemkab Gresik Belajar ke Surabaya

Baru beberapa bulan Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Gresik selesai diperbaiki. Kini dibongkar lagi. Koordinasi pengerjaan infrastruktur lintas

Willy Abraham/Tribunjatim
Sekretaris Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi saat melihat jalan Panglima Sudirma dibongkar lagi untuk pengerjaan pipa, Senin (31/8/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Baru beberapa bulan Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Gresik selesai diperbaiki. Kini dibongkar lagi. Koordinasi pengerjaan infrastruktur lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gresik masih amburadul.

Tahun lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) membuat proyek drainase yang sudah rapi di tahun 2019, kini dibongkar untuk proyek lain. Diketahui, proyek baru yang membongkar tepi jalan itu adalah milik PDAM Giri Tirta.

Sekertaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi langsung mendatangi lokasi, politisi PKB ini melakukan inspeksi ke lapangan. Menurutnya, koordinasi antar OPD ini sampai sekarang belum sinkron satu sama lain.

“Ini kan jadi kerja dua kali, sudah dibongkar, dirapikan sekarang dibongkar lagi,” ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (31/8/2020).

Pria asal Menganti menyebut harusnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mencontoh wilayah tetangga. Tidak perlu jauh-jauh, seperti Kota Surabaya. Disana jika ada dua proyek yang beda di satu titik dikerjakan langsung bersama-sama.

Ulang Tahun Al Ghazali ke-23, Irwan Mussry & Maia Kompak Beri Ucapan Selamat: Bunda & Daddy Love You

Meggy Wulandari Sindir Kiwil Too Much Talking, Bahas Nafkah & Ngerti Dosa: Kan Nomer Rekening Tahu

Ini Jadwal Kick Off Liga Spanyol 2020-2021, Laga El Clasico Digelar Oktober

“Bukan seperti ini, sudah selesai kemudian dibongkar lagi,” ucapnya kepada TribunJatim.com.

Karena amburadulnya koordinasi itu lagi-lagi yang terdampak masyarakat. Terutama pengguna Jalan Panglima Sudirman khususnya. Sebab, karena pengerjaan galian pipa itu arus lalu lintas juga terhambat.

“Tak jamin setelah pipa ini selesai, rekondisi jalannya pasti buruk. Kita lihat saja nanti pasti ambles. Makannya kita kawal terus,” tutup Hamdi.

Diketahui PDAM Giri Tirta mengerjakan penggantian pipa lama dengan pipa baru di titik itu. Panjangnya sekitar 40 meter.

Pada tahun 2020 ini PDAM memiliki anggaran sebesar Rp 25 miliar. Dana itu untuk rekondisi pipa yang sudah uzur dan diganti dengan yang baru. Tidak hanya di Jalan Panglima Sudirman, rekondisi pipa PDAM juga dilakukan di simpang empat GNI. (Wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved