Breaking News:

Pilkada Kota Pasuruan

Banyak APK Terpasang di Kota Pasuruan, Bawaslu: Bukan Ranahnya

Pilwali Kota Pasuruan baru akan dimulai. Namun, sejumlah alat peraga kampanye (APK) dari masing - masing pihak sudah berterbaran.

(Surya/Galih Lintartika)
Sejumlah baliho atau APK yang sudah terpasang di sejumlah jalan protokol 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pilwali Kota Pasuruan baru akan dimulai. Namun, sejumlah alat peraga kampanye (APK) dari masing - masing pihak sudah berterbaran.

Bahkan, baliho besar yang menunjukkan gambar calon sudah menghiasi sejumlah jalan - jalan protokol di wilayah Kota Pasuruan.

Ada di jalan Soekarno - Hatta, ada juga di Jalan Veteran dan beberapa di jalan protokol lainnya.

Disitu ada baliho bergambar Raharto Teno Prasetyo - Moch Hasjim Asjari (TEGAS), sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota.

Ada juga baliho besar bergambar Adi Wibowo, sebagai calon Wakil Walikota. APK ini sudah berkeliaran sebelum tahapan kampanye.

Padahal, tahapan Pilwali Kota Pasurun baru memasuki pendaftaram calon yang dijadwalkan tanggal 4 - 6 September mendatang.

Syarat Dapat Uang Pulsa dari Pemerintah, Mahasiswa hingga PNS Simak Caranya, Paling Banyak Rp400.000

VIRAL Chat DM IG Kaesang Pangarep & Penipu, Anak Jokowi Nyaris Kena, Ending Kocak: Hati-hati Diketok

Penerima BLT UMKM Rp 2,4 Juta yang Tak Segera Lakukan Ini, Bank akan Kembalikan Dana ke Pemerintah

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Moc Anas mengatakan, itu tidak melanggar undang - undang. Ini bukan masalah benar atau tidak.

"Dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pilkada, yang dilarang memasang alat peraga kampanye itu setelah ada penetapan calon. Kalau belum ditetapkan, bukan ranah kami," kata dia kepada TribunJatim.com.

Anas menyebut, itu semuanya ranah Pemkot Pasuruan atau dalam hal ini, Satpol PP Kota Pasuruan. Ketika itu dianggap mengganggu ketertiban dan merusak estetika ruang, bisa diturunkan.

"Jadi, ranah kami itu setelah ditetapkan KPU, calon A ataupun B, memasang alat peraga kampanye tanpa mengikuti prosedur atau tahapan kampanye, itu baru kami tertibkan," tambah dia kepada TribunJatim.com.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya akan terus berusaha maksimal dalam melakukan tugas dan fungsi untuk mengawasi pelaksanaan Pilwali Kota Pasuruan. (lih/Tribunjatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved