Breaking News:

Warga Blitar Tewas Diduga Overdosis Miras Oplosan, 1 Kritis Dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela ungkap laporan warga tewas diduga overdosis miras oplosan. 1 kritis di RSUD Mardi Waluyo.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Korban meninggal dunia diduga over dosis miras dibawa ke kamar jenazah RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Warga Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, tewas diduga overdosis minuman keras (miras) oplosan.

Selain itu, juga ada satu warga dalam kondisi kritis diduga ikut menenggak miras dirawat di RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan polisi masih menyelidiki kasus itu.

Persebaya Respon Keinginan Persipura Jayapura Untuk Uji Coba, Aji Santoso Ingin Step By Step

Sikap Andre Taulany Berubah seusai Dihujat karena Candaan Anak Pungut ke Betrand, Unggahan Disorot

Awalnya, polisi mendengar informasi ada orang meninggal dunia diduga akibat miras di RSUD Mardi Waluyo.

Dari informasi itu, polisi mengecek ke RSUD Mardi Waluyo. Hasil pengecekan, polisi mendapati satu orang meninggal dunia dan satu orang lagi dalam kondisi kritis sedang dirawat di RSUD Mardi Waluyo.

"Dari informasi itu kami cek ke rumah sakit. Di rumah sakit ada satu orang meninggal diduga miras. Tapi itu perlu pembuktikan penyebab kematiannya. Selain itu ada satu orang dirawat dalam kondisi kritis," kata Leonard, Rabu (2/9/2020).

Ruben Onsu Ngamuk ke Andre Taulany soal Candaan Anak Pungut? Curhat Ayah Betrand: Kayaknya Dipotong

BREAKING NEWS - Siang ini Suksesor Risma yang Diusung PDIP di Pilkada Surabaya Diumumkan, Siapa Dia?

Dikatakannya, polisi juga mendapat informasi ada satu orang lagi yang informasinya ikut minum miras tapi kondisinya sadar bisa diajak komunikasi dan tidak dirawat di rumah sakit.

"Informasinya yang ikut minum enam orang. Tapi lengkapnya siapa saja, kami masih belum tahu. Masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Menurutnya, polisi juga mendapat informasi ada satu orang lagi yang meninggal dunia diduga akibat menenggak miras dan sudah dimakamkan pada Selasa (1/9/2020) pagi.

Soal itu, polisi tidak mau berspekulasi apakah orang itu benar meninggal akibat miras.

"Memang ada informasi, ada satu orang lagi yang meninggal dan sudah dimakamkan Selasa (1/9/2020) pagi. Tapi, kami tidak mau spekulasi itu makam siapa dan meninggal karena apa," katanya.

Dikatakannya, Polres Blitar Kota berkoordinasi dengan dokter forensik RS Bhayangkara Kediri dan Labfor untuk mengetahui penyebab kematian warga tersebut.

"Untuk mengetahui penyebab kematian kami mintakan otopsi ke RS Bhayangkara Kediri," katanya.

Penulis: Samsul Hadi

Editor: Heftys Suud

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved