Breaking News:

Izin Rampung, Pembangunan Underpass di Kota Gresik Dilanjut Lagi

Pembangunan underpass di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Kabupaten Gresik, Jawa Timur kembali dilanjutkan.

Willy Abraham/Tribunjatim
Jalan alternatif, Jalan Sumatera yang akan dipotong untuk pembangunan underpass, Minggu (6/9/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pembangunan underpass di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Kabupaten Gresik, Jawa Timur kembali dilanjutkan.

Izin administrasi dari pemerintah pusat telah rampung. Ditargetkan underpass yang memotong jalan nasional itu akan rampung pada penghujung tahun ini.

Pantauan di lapangan, arus kendaraan kini dialihkan melalui jalan di depan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Baik dari arah Terminal Bunder menuju Gresik Kota atau sebaliknya. Garis kuning hitam terpasang di persimpangan Randuagung dan depan di depan halte bus UMG.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Gunawan Setijadi mengatakan saat ini izin telah dikantongi. Baik dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan Kementrian Perhubungan.

“Izin sudah dibahas tim dari pusat. Tim dari Jakarta karena jalan nasional, yang meneliti dari juga dari Jakarta terdiri dari orang Jakarta, orang Provinsi dan Kepolisian.

Saat ini tidak ada masalah tinggal menambahi apa yang harus dilengkapi administrasinya,” ucap Gunawan kepada TribunJatim.com, Minggu (6/9/2020).

Pecahkan Rekor Berusia Hampir 1 Abad, Ansu Fati Jadi Pencetak Gol Termuda Spanyol: 17 Tahun 311 Hari

Terekspos Pesta Ultah Meriah Anak Krisdayanti-Raul Lemos, Gaya Amora Tak Kalah dari Aurel: Shine On!

BERITA TERPOPULER SELEB: Krisdayanti Fokus Urus Anak Raul Lemos hingga Rizky Billar Nikahi Lesty?

Nantinya underpass itu memiliki panjang 8 meter, lebar 15 meter dan kedalaman sekitar 7 meter. Underpass di cor, pengukuran sudah lengkap semua. Namun, pengerjaan dijadwalkan molor dari rencana semula karena terganjal izinnya.

“Karena kemarin berhenti karena administrasi, pada minggu ketiga bulan Desember sudah selesai, tahun depan jalan di atas bisa dilalui lagi kendaraan nasional,” terangnya kepada TribunJatim.com.

Meski dijadwalkan selesai di penghujung tahun 2020, ternyata pengerjaan underpass itu belum 100 persen tuntas. Pasalnya, DPUTR masih harus melengkapi bagian di samping kanan dan kiri proyek underpass senilai Rp 5 miliar itu.

“Kelengkapan akan dibangun lagi tahun 2021, nanti jadi semua total tahun depan. Kelengkapannya di sebelah kanan dan kiri dibangun tembok penahan biar terlihat rapi, terus jalan sudah ada di sebelah kiri, di sebelah kanan belum ada jalannya. Semua itu tahun 2021 selesai semua dan rapi semua,” pungkas Gunawan kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Gresik, AKP Yanto Mulyanto mengatakan selama pengerjaan ada pengalihan arus kendaraan. Kendaraan roda dua dan roda empat dari arah terminal Bunder menuju arah Gresik kota melalui jalan alternatif.

“Melalui Jalan Sumatera depan perumahan Graha Kembangan Asri (GKA), melewati depan kampus UMG dan putar balik di bundaran GKB,” kata dia.

Kemudian dari arah sebaliknya, juga melewati jalur alternatif tersebut. Nah, untuk kendaraan besar dari arah Surabaya langsung diarahkan menuju Jalan Mayjen Sungkono saat melintas di simpang empat Veteran. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved