Breaking News:

Virus Corona di Nganjuk

Pasien Positif Corona Terus Bertambah, Pemkab Nganjuk Sadarkan Warga dengan Kampanye Wajib Masker

Terus bertambahnya jumlah warga terkonfirmasi positif Corona menjadi perhatian serius Forkopimda Kabupaten Nganjuk.

SURYA/Achmad Amru Muiz
Wabup Nganjuk, Marhaen Djumadi. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Terus bertambahnya jumlah warga terkonfirmasi positif Corona menjadi perhatian serius Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Nganjuk.

Hal itu diimplementasikan dengan sejumlah langkah sosialisasi intensif kewajiban memakai masker bagi warga Kabupaten Nganjuk dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, pembagian masker itu merupakan tindak lanjut Instruksi dari Presiden Joko Widodo, Kapolri dan Panglima TNI sebagai rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Gubernur Jawa Timur yaitu Jawa Timur Bermasker.

Irwan Mussry Kerap Susah Diatur, Maia Sebut 1 Sosok yang Mampu: Hanya Dia yang Bisa Atur-atur Bojoku

Lawan Main Rhoma Irama di Gitar Tua Dulu Jadi Aktris Mahal, Kini Nasib Berubah, Rela Jual Martabak

Disamping itu, kegiatan tersebut juga merupakan rangkaian dari Nganjuk Bermasker yang telah membagikan 2 juta masker secara gratis.

"Hari ini merupakan pelaksanakan Kampanye bermasker, dan kegiatan ini sangat penting sebagai wujud sinergitas dari pusat maupun daerah dalam upaya bersama mencegah penyebaran virus Corona yang sangat berbahaya," kata Marhaen Djumadi dalam Kampanye Bermasker diikuti 312 peserta dan pembagian 114 ribu masker kepada warga Kabupaten Nganjuk, Kamis (10/9/2020).

Dijelaskan Marhaen Djumadi, kondisi Kabupaten Nganjuk hingga saat ini untuk jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 telah mencapai 353 orang, yang sudah sembuh sebanyak 255 orang. Melihat perkembangan penyebaran Covid-19 tersebut maka kewajiban penggunaan masker oleh seluruh warga Kabupaten Nganjuk sudah harus dilakukan.

"Bermasker dapat melindungi kita dan orang lain, karena dengan menggunakan masker maka 70 persen kita dapat menghindari penyebaran virus Corona," ucap Marhaen Djumadi yang juga Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk tesebut.

VIRAL Pria Terhina Ditinggal Pacar karena Cuma Naik Motor, Nasib Berubah seusai Kerja Keras: Makasih

Sementara Kapolres Nganjuk, AKBP Handono Subiakto menjelaskan, sebanyak 114.000 masker dibagikan secara bersamaan di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk yang dilakukan oleh setiap Polsek bersama pimpinan Kecamatan dan Tokoh Masyarakat serta Lembaga Kemasyarakatan.

Hal itu diharapkan akan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap waspada terhadap virus Covid-19 dengan selalu memakai masker.

"Yang jelas, kita harus selalu meningkatkan kesadaran untuk tetap waspada dengan melakukan protokol kesehatan 3M, yaitu menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan," ujar Handono Subiakto.

Dapat Order Offline, Driver Ojol di Surabaya Ditipu Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Untuk menghadapi era adaptasi kebiasaan baru, tambah Handono Subiakto, berbagai penyesuaian telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat.

Termasuk Kampanye penggunaan masker, pemberlakuan jarak fisik, serta protokol kesehatan lainnya selalu disosialisasikan dalam berbagai sektor masyarakat.

"Itu dilakukan dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat supaya terbiasa berperilaku sehat. Yaitu selalu memakai masker ketika beraktivitas, terutama saat di luar rumah, agar terlindung dari bahaya pandemi Covid-19," tutur Handono Subiakto. (SURYA/Achmad Amru Muiz)

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved