Breaking News:

Pilkada Lamongan

Tunggu Hasil Tes Kesehatan Bapaslon Pilkada Lamongan, KPU: Kondisi Tidak Layak, Berpotensi Gugur

KPU Lamongan tengah menunggu hasil pemeriksaan kesehatan Bapaslon Pilkada Lamongan 2020. Sebut kondisi kesehatannya tidak layak, berpotensi gugur.

SURYA/HANIF MANSHURI
Ketua KPU Lamongan, Mahrus Ali. 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Hasil pemeriksaan kesehatan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Cabup - Cawabup bisa berpengaruh dapat ditetapkan sebagai calon atau tidak.

"Jika hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan adanya Bapaslon yang kondisi kesehatannya tidak layak, maka yang bersangkutan berpotensi gugur," kata Ketua KPU Lamongan, Mahrus Ali kepada wartawan, Jumat (11/9/2020).

KPU Lamongan sendiri saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan yang telah dijalani para Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Pilkada Lamongan 2020.

Polisi Dalami Motif Teror Kiriman Bunga dan Gambar Boneka Ditusuk Jarum di Kantor KPU Kota Blitar

BREAKING NEWS - Geger Ditemukan Kerangka Manusia di Tepi Sungai Kalilegi, Lokasi Terkenal Angker

Hasil pemeriksaan kesehatan tersebut akan sangat mempengaruhi apakah Bapaslon dapat ditetapkan sebagai calon atau tidak untuk maju pada pesta demokrasi Desember 2020.

Menurutnya, konklusi dari medis manakala tidak sehat, maka bisa jadi (gugur), yang jelas pada pemeriksaan kesehatan itu bersifat terkait dan konklusi dari tim medis.

Namun hingga saat ini Mahrus mengaku masih belum mengetahui secara pasti kapan hasil pemeriksaan kesehatan Bapaslon akan keluar dan diterima KPU.

Jumlah Calon Kepala Daerah di Jatim yang Positif Covid-19 Tembus 3 Orang, Daerah Mana Saja?

Terlibat Kasus Penipuan, Jebolan Indonesian Idol 2012 Ditangkap, Korbannya Merugi hingga Rp 120 Juta

"Belum disampaikan kapan bisa keluar hasilnya," katanya.

Seperti diketahui, tahap pemeriksaan kesehatan telah dijalani oleh ketiga Bapaslon, yaitu Suhandoyo - Muhammad Suudin, Kartika Hidayati - Saim (KarSa) serta Yuhronur Efendi - KH Abdul Rouf (YesBro), di RSUD dr. Soetomo Surabaya pada tanggal 8-9 September kemarin.

Pemeriksaan kesehatan tersebut melibatkan 3 unsur, yaitu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk pemeriksaan kesehatan fisik, Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) untuk pemeriksaan psikologi dan kejiwaan serta BNN Provinsi untuk bebas narkoba.

Selain menunggu hasil pemeriksaan kesehatan, menurut Mahrus, saat ini KPU Lamongan juga tengah melakukan verifikasi terhadap berkas pendaftaran para Bapaslon yang akan maju di Pilbup Lamongan.

Ini pemeriksaan kesehatan beriringan dengan pemeriksaan berkas yang masuk kemarin.

Pihaknya menunggu ada perbaikan atau tidak, kalau tidak ada akan dilanjutkan ke tahap penetapan dan pengundian.

" 23 September penetapan, 24 pengundian nomor urut," katanya.

Penulis: Hanif Manshuri

Editor: Heftys Suud

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved