Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

UPDATE CORONA di Jawa Timur Jumat 11 September, Ada 141 Klaster Penularan: Total 2.004 Kasus

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ungkap penularan Covid-19 Jatim terus bertambah. Kini sudah ada 141 klaster dengan total 2.004 kasus.

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya dalam Rakor Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Bupati dan Wali Kota se Jatim di Klub Bunga Resort Kota Batu, Jumat (11/9/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut  hingga saat ini di Jawa Timur ada 141 klaster virus Corona ( Covid-19 ).

Total ada 2.004 kasus sejak pandemi Covid-19 masuk Jawa Timur.

Pertumbuhan klaster ini masih terus bertambah, sehingga segala upaya harus dilakukan agar tidak tumbuh klaster-klaster penularan Covid-19 baru.

Buron 8 Tahun, Terpidana Dugaan Penipuan Tanah di Ketintang Berhasil Tertangkap, Lihat Reaksinya

Tunggu Hasil Tes Kesehatan Bapaslon Pilkada Lamongan, KPU: Kondisi Tidak Layak, Berpotensi Gugur

Hal tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat menggelar rakor percepatan penanganan Covid-19 Jatim dengan mengumpulkan kepala daerah se Jatim, Kapolres dan Dandim se Jatim di Klub Bunga Resort Kota Batu, Jumat (11/9/2020).

Dalam kesempatan tersebut, yang kini patut diwaspadai saat ini adalah munculnya klaster keluarga, klaster kantor dan klaster pilkada.

"Analisa data klaster di Jawa Timur hingga saat ini ada sebanyak 141 klaster penularan di Jawa Timur dengan total 2.004 kasus. Ada klaster pasar dan tempat pelelangan ikan, klaster tempat kerja, klaster pesantren, klaster mall, klaster tempat ibadah, klaster seminar, klaster rumah sakit dan klaster transmisi lokal," kata Khofifah dalam paparannya.

Polisi Dalami Motif Teror Kiriman Bunga dan Gambar Boneka Ditusuk Jarum di Kantor KPU Kota Blitar

Jumlah Calon Kepala Daerah di Jatim yang Positif Covid-19 Tembus 3 Orang, Daerah Mana Saja?

Rinciannya ada sebanyak 31 klaster pasar dan TPI sebanyak 199 kasus, 20 klaster tempat kerja dengan 272 kasus, dan dua klaster tempat ibadah sebanyak 74 kasus.

Selain itu ada 34 klaster lokal transmission dengan 686 kasus, 28 klaster rumah sakit sebanyak 22 kasus, dua klaster seminar sebanyak 191 kasus, satu klaster mall sebanyak 4 kasus, dan satu klaster pesantren dengan 126 kasus.

Bahkan terbaru juga ada klaster lembaga permasyarakatan (lapas) sebanyak 57 kasus, 232 kasus di klaster pabrik, serta klaster kantor sebanyaak 19-50 kasus, dan klaster pesantren sebanyak 622 kasus.

"Yang juga diingatkan oleh Presiden Jokowi adalah waspada klaster perkantoran, klaster keluarga dan klaster pilkada. Saya rasa kita akan tetap menjaga komitmen kuat untuk bisa memberikan keselamatan bagi jiwa masyarakat Jawa Timur," kata Khofifah.

Khofifah meminta agar seluruh pihak sinergi dan terintegrasi dalam penanganan Covid-19 di Jatim. Seluruh upaya harus dilakukan dengan memperhatikan gas dan rem dengan tepat agar pengendalian covid-19 tetap berseiring dengan pemulihan ekonomi.

Penulis: Fatimatuz Zahroh

Editor: Heftys Suud

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved