Breaking News:

Virus Corona di Lumajang

Banyak Nakes dan Karyawan Terinfeksi Covid-19, Dua RS di Lumajang Tutup Layanan Inap dan UGD

Penutupan sebagian layanan dua RS di Lumajang dilakukan sebab beberapa tenaga kesehatan (nakes) dan karyawan dilaporkan terinfeksi virus Corona.

Freepik
ILUSTRASI Lockdown karena virus Corona. 

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Dalam lima hari ke depan pelayanan kesehatan di RSUD Pasirian tidak menerima pasien rawat inap dan UGD. Namun untuk pasien rawat jalan masih bisa terlayani.

Kondisi serupa juga dilakukan oleh RS Jatiroto, akan tetapi berakhirnya penutupan sebagian layanan di RS Jatiroto masih sampai belum bisa dipastikan.

Penutupan separoh layanan ini dilakukan sebab di kedua RS tersebut beberapa tenaga kesehatan (nakes) dan karyawan dilaporkan terinfeksi virus Corona. 

Insiden Pengantin Wanita Nangis di Pojokan Gegara Riasannya, Suami Takut Viral, Pingsan: Guna-guna

Lihat Pagar Rumah Terbuka, Pria Surabaya Ini Tak Kuat Menahan Hasrat, Nekat Masuk Gasak 2 Ponsel

Secara merinci per hari ini (12/9), sebanyak 20 tenaga kesehatan (nakes) RSUD Pasirian hari ini dilaporkan telah terkonfirmasi positif Covid-19.

Bahkan 15 orang yang merupakan paramedis dan staf RS Jatiroto juga dilaporkan telah terinfeksi.

Terkait hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr Bayu Wibowo Ignasius mengatakan, saat ini kedua RS tersebut sedang fokus melakukan evaluasi dan tracing maupun sterilisasi.

"Jadi disinfektan ruangan kemudian pihak RS kan juga melakukan tracing memastikan kondisi kesehatan beberapa tugas lain ," kata Bayu, Sabtu (12/9/2020).

Dengan ditutupnya layanan UGD dan rawat inap di kedua RS tersebut, sementara waktu perawatan pasien baru dialihkan di RS swasta sekitar.

Pendatang dan Warga Surabaya dari Luar Kota Wajib Swab Test, Ini Pertimbangan Pemkot

"Ya sementara ya musti ke RS swasta lain, karena yang lain masih buka kok," ucapnya.

Sementara seperti yang diberitakan sebelumnya, pandemi Covid-19, khususnya di Kabupaten Lumajang nyatanya belum juga melandai.

Bayu memastikan, puluhan nakes dan karyawan RS bisa terinfeksi lantaran pasien Covid-19 masih sering berdatangan.

"Kalau nakes terpapar ya sudah wajar, artinya mereka tiap hari nangani pasien. Tapi apalagi tiap hari pasien semakin bertambah ini menyebabkan mereka semakin rentan terpapar," ujarnya.

Perlu diketahui, berdasarkan sebaran peta sebaran Covid-19 per tanggal 12 September 2020, jumlah warga Lumajang yang terkonfirmasi mencapai 288 pasien, sedang dirawat 198 orang dan yang meninggal 25 jiwa. (SURYA/Tony Hermawan)

Editor: Pipin Tri Anjani

Alasan Pinkan Mambo Ogah Hubungi Maia Estianty saat Susah, Bukan Sumber Duit, Melaney sampai Heran

5 Artis Indonesia yang Tanam Benang Demi Paras Awet Muda Bak Gadis, Ada yang Dilakukan di Perutnya

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved