Breaking News:

VIRAL Video Remaja di Madiun Tak Pakai Masker Adu Fisik dengan Petugas, Begini Penjelasan Polisi

Video berdurasi sekitar 12 detik beredar di WhatsApp grup menunjukan seorang pemuda beradu fisik dengan petugas viral di media sosial.

Istimewa/TibunJatim.com
Tangkapan layar dari cuplikan video pemuda cekcok dengan petugas yang viral. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Video berdurasi sekitar 12 detik beredar di WhatsApp grup menunjukan seorang pemuda beradu fisik dengan petugas di halaman parkir minimarket Indomaret di Jalan Serayu Timur, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Dalam cuplikan video viral tersebut, remaja yang mengenakan celana abu-abu dan baju hitam tampak seperti sedang berusaha menendang, kemudian disergap oleh sejumlah petugas hingga tersungkur.

Kapolsek Taman AKP Setyo Wiyono, ketika dikonfirmasi, Minggu (13/9/2020) siang, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (12/9/2020) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Insiden Pengantin Wanita Nangis di Pojokan Gegara Riasannya, Suami Takut Viral, Pingsan: Guna-guna

VIRAL Makan Malam Berakhir Takjub, Mau Makan Pegawai Tak Ada, Keluarga Kaget Lihat Dapur Belakang

Setyo mengatakan, saat itu sedang dilakukan patroli penertiban protokol kesehatan oleh petugas gabungan.

Saat melintas di depan Indomaret, petugas melihat ada remaja yang tidak mengenakan masker kemudian menegurnya, namun terjadi adu mulut.

Setyo membantah apabila terjadi adu fisik. Ia mengatakan, peristiwa yang direkam oleh warga tersebut hanya cek-cok atau adu mulut saja.

"Bukan pemukulan, cuma cek-cok aja, ada yang nggak pakai masker, ditegur, hanya salah paham saja. Cuma gontok-gontokan, masalahnya sudah selesai. Sama-sama menyadari kesalahan masing-masing, sudah tidak ada masalah," katanya.

Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Massal Dadakan di Malam Minggu, Total 794 Orang Dites Covid-19

Ia menuturkan, pasca kejadian, petugas membawa remaja berinisial KFK ke Polsek Taman. Kedua belah pihak antara petugas dan remaja, sepakat untuk berdamai.

"Damai, orangtuanya juga datang, justru minta maaf. Memang katanya, anak itu sedikit tempramental," imbuhnya.

Untuk diketahui, Wali Kota Madiun, Maidi telah mengeluarkan Perwali kota Madiun nomor 39 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Namun, dalam isi perwali pada Bab V, pasal 31 mengenai sanksi, tidak diatur tentang sanksi berupa pemukulan, atau tindakan represif dalam bentuk verbal atau kekerasan fisik lainnya. (SURYA/Rahadian Bagus)

Editor: Pipin Tri Anjani

VIRAL Gadis Kecil Hafalan Nama-nama Malaikat, Muncul 1 Nama Janggal Jamal, Videonya Banjir Tawaan

Isi Obrolan Menhan China Jauh-jauh Temui Prabowo & Luhut, Sudah 4 Hari, Kini Kapal China di Natuna

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved