Breaking News:

Ekspor Udang Meningkat, Disperindag Jatim Tawarkan Konsultasi Kepada Eksportir

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menjelaskan, bahwa ekspor ikan dan udang semester I tahun 2020 justru mengalami peningkatan disaaat pandemi vir

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
(tengah/masker hitam) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Drajat Irawan saat mendampingi Gubernur Jatim, Khofifah lndar Parawangsa diacara panen udang vaname di Iahan ketahanan pangan Puspenerbal Juanda beberapa bulan yang lalu, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menjelaskan, bahwa ekspor ikan dan udang semester I tahun 2020 justru mengalami peningkatan disaaat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Total kenaikan ekspor ikan dan udang  sebesar 3,33% atau senilai USD 636,84 juta.

Terkait hal itu,  Disperindag Jatim  berkomitmen untuk memberikan pendampingan, konsultasi, maupun sosialisasi kepada para eksportir terkait regulasi ekspor.

“Kami menilai bahwa komoditi potensial seperti udang yang permintaannya cukup tinggi di Amerika Serikat, Jepang dan China perlu didorong agar mampu memenuhi standar produk layak ekspor," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Drajat Irawan saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Selasa (15/9/2020).

Untuk mewujudkannya, kata Drajat Irawan ,  melalui FTA Center Surabaya siap memberikan pendampingan, konsultasi, maupun sosialisasi terkait regulasi ekspor.

Pandemi Covid-19, Bisnis Ikan Hias dan Ikan Cupang di Kabupaten Kediri Meningkat Tajam

Ekspor Udang Jatim Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19, Tembus USD 636,84 Juta

Pelatih PSG Gresik Minta Pemainnya Maksimal Saat Uji Coba Lawan Persik Kediri

"Beberapa kegiatan seperti business matching dengan negara lain tengah gencar dilakukan Disperindag Jatim untuk menemukan pasar-pasar baru," papar Drajat Irawan.

Drajat Irawan mengimbau  para pelaku usaha yang ingin menikmati fasilitas tarif preferensi maka perlu memperhatikan  produk yang akan dieskpor dan harus memenuhi ketentuan asal barang yang dibuktikan dengan kepemilikan dokumen Surat Keterangan Asal (SKA).

"Adapun untuk ekspor ke negara Amerika Serikat (AS) dapat menggunakan SKA Form A, Form IJEPA digunakan untuk negara Jepang, dan form E untuk negara China," tambahnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved