Virus Corona di Pasuruan

Beli Pulsa Tak Pakai Masker, Warga Pasuruan ini Diberi Sanksi Petugas

tim pemburu pelanggar protokol kesehatan virus Corona atau Covid-19 saat melintas di jalan Desa Candibinangun, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Galih Lintartika)
Toha, saat menjalani hukuman membersihkan musala di Pasuruan 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - M Toha, hanya bisa tersenyum malu saat kepergok tim pemburu pelanggar protokol kesehatan virus Corona atau Covid-19 saat melintas di jalan Desa Candibinangun, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur,  Jumat (18/9/2020) siang.

Toha kepergok tim tidak menggunakan masker. "Sebentar kok ini tadi, saya cuma beli pulsa saja. Lagian rumah saya di depan itu," kilah Toha sembari menunjukkan arah rumahnya ke tim yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan Satpol PP ini.

Alasan Toha ini pun tidak membuat tim pemburu pelanggar protokol kesehatan saat pandemi
virus Corona atau Covid-19 ini iba. Mereka tetap memberikan teguran terhadap Toha, sekalipun ia beralasan keluar rumah untuk membeli pulsa.

Ia berdalih, jarak rumah dengan tempat membeli pulsanya ini tidak jauh. Namun, teguran tetap diberikan karena Toha dianggap melanggar ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

"Iya saya mohon maaf, saya tidak akan mengulanginya lagi. Ke depan, saya akan menggunakan masker saat keluar rumah. Berapapun jauhnya," urainya kepada TribunJatim.com.

Toha juga diberi sanksi administrasi. Identitasnya pun dicatat. Tak hanya itu, Toha juga diberi sanski lainnya. Dia diminta untuk menggunakan rompi pelanggar, dan membersihkan musala.

Kapolsek Sukorejo AKP Akhmad Shukiyanto mengatakan, tim pemburu pelanggar protokol kesehatan
virus Corona atau Covid-19 ini akan mobile artinya akan keliling untuk mencari pelanggar protokol kesehatan.

Menpora Tinjau Renovasi Stadion GBT, Surabaya Disebut Paling Siap Jadi Venue Piala Dunia U-20 2021

Nonton Online Drama Korea Alice Sub Indo Episode 1-14 (On Going), Link Streaming di Sini!

Pembeli Celana Dalam Bekas Dinar Candy Rp 50 Juta Langsung Lunas, Sosok Dikuak, Dinar Haru: Sold Out

Dikatakan dia, sistem kerja tim ini akan hunting. Menurut dia, ini sebagai salah satu upaya untuk menekan penyebaran
virus Corona atau Covid-19 di wilayah Kabupaten Pasuruan sesuai dengan Inpres Nomor 6 tahun 2020.

"Kami akan terus menertibkan para pelanggar yang nakal dan tidak tertib menggunakan masker saat berpergian. Kami akan berikan edukasi ke mereka, dan kami juga akan beri sanksi. Mulai lisan, hingga teguran lainnya seperti tadi membersihkan musala," pungkas dia. (lih/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved