Warga Desa Kanyoran Kediri Manfaatkan Kotoran Sapi Jadi Biogas untuk Memasak dan Lampu
Warga Desa Kanyoran, Kecamatan Semen Kabupaten Kediri mengembangkan energi alternative dari kotoran sapi.
Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Pipin Tri Anjani
Untuk mendapatkan istalasi biogas dengan volume 6 kubik, peternak harus merogoh kocek hingga Rp 11 juta.
Namun, karena mendapat subsisi senilai Rp 3 juta, maka peternak cukup dengan mengeluarkan investasi Rp 8 juta. Dari nilai investasi tersebut, mereka akan mendapatkan manfaat gas secara gratis, dan pupuk organik (bio slurury) siap pakai. Sementara itu, peternak akan menemui titik kembali modal atau break event point (BEP) selama tiga tahun.
Perlu diketahui, Program BIRU mulai masuk, pada akhir 2009 lalu. Program tersebut awalnya diinisasi oleh sebuah LSM dari Belanda.
Kemudian, pada 2012 berubah nama menjadi YRE. Program ini berbasis memanegement kotoran ternak, yang menjadi perubahan iklim (perubahan ozone) dengan berusaha mengurangi emisi karbon. (SURYA/Farid Mukarrom)
Editor: Pipin Tri Anjani