Breaking News:

Gubernur Jatim Khofifah Bagikan Stimulus Ekonomi ke Warga Jombang, BLT Dana Desa hingga BKK BUMDes

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menyalurkan program pemulihan ekonomi di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Pipin Tri Anjani
SURYA/Fatimatuz Zahroh
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan program pemulihan ekonomi bagi warga Kabupaten Jombang di Pendopo Kabupaten Jombang, Jumat (9/10/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menyalurkan program pemulihan ekonomi di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Hari ini, Jumat (9/10/2020), Gubernur Khofifah turun menyalurkan bantuan PEN ke warga Kabupaten Jombang.

Didampingi Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan juga jajaran pimpinan instansi Jawa Timur, Khofifah menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa, Bantuan Keuangan husus (BKK) untuk BUMDes, bantuan sosial beras kepada keluarga PKH, bantuan kredit dana bergulir, kredit Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), bantuan kredit PKPJ, Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro (Banpres-PUM), KUR, dan bantuan subsidi upah.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan yang sama, Khofifah juga menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah PTSL pada warga masyarakat Kabupaten Jombang sebagai upaya untuk menggerakkan ekonomi daerah.

Viral Emak-emak Naik Motor Bawa Puluhan Bebek Terobos Barikade Polisi saat Demo, Ini Kronologinya

Nasib Apes Kawanan Copet Gagal Beraksi di Angkot, Sopir Teriak, Jimat Tali Pocongnya Tak Lagi Ampuh

"Hari ini kami kembali mengajak Kepala BPN Jawa Timur untuk bersinergi menyerahkan sertifikat pada warga Kabupaten Jombang. Betapa ini menjadi hal yang sangat penting bagi legalitas kepemilikan lahan, bidang tanah yang dimiliki masyarakat," kata Khofifah.

Pasalnya, banyak warga yang setelah mendapatkan legalitas bidang tanah yang dimiliki mereka membuatnya untuk agunan demi menggerakkan ekonomi keluarga. Tapi di sisi lain, adanya legalitas bidang tanah warga juga menjadi penting karena akan menjadi bukti hukum dari kepemilihan suatu bidang lahan.

"Kita bersama pemerintah pusat dan didukung dengan pemerintah di desa juga tengah menggalakkan program Trijuang. Maka mulai bidang persil pribadi, sekolah, madrasah, masjid kita akan dorong agar legalisasi dan pemetaan bidang tanahnya bisa dilakukan," kata Khofifah.

Terkait penyaluran bantuan dagulir, KUR dan PEN, ada banyak warga yang secara langsung menerima. Misalnya, penerima dagulir diantaranya adalah koperasi simpang pinjam, pengusaha kayu dan meubeler, dan juga toko peracangan. Nilainya masing-masing Rp 50 juta.

Kemudian untuk penerima kredit PEN, juga diberikan pada mereka yang memang layak mendapatkan pinjaman dengan jenis usaha yang bermacam-macam. Misalnya untuk pengusaha kayu mendapatkan kredit Rp 350 juta, dan juga pengusaha pakan ternak mendapatkan kredit Rp 500 juta.

Sudah Ada 4 Pasien DBD di Tulungagung yang Meninggal Dunia, Dinkes Minta Masyarakat untuk Waspada

Diajak Pacar Berhubungan Badan di Kebun Jagung, Gadis 16 Tahun di Ponorogo Melahirkan Bayi Perempuan

Tidak hanya itu, kredit untuk petani juga diberikan Pemprov Jatim melalui Bank UMKM Jatim. Bantuannya berikan pada petani padi dengan jumlah pinjaman mulai Rp 35 juta hingga Rp 50 juta.

"Yang terkait PEN, ada beberapa bank penyalur. Mulai Bank Jatim, Bank UMKM, Banmk BNI, Bank BRI dan juga Bank Mandiri. Kita berharap dengan penyaluran kredit PEN, dagulir maupun KUR bisa memberikan multiplier effect bagi warga masyarakat Jombang," kata Khofifah.

Gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini juga menyebutkan bahwa dalam kesempatan ini Pemprov juga mengguyurkan bantuan keuangan khusus berbentu hibah dari BUMDes. BUMDes di Kabupaten Jombang ini diserahkan sebanyak Rp 150 juta untuk tiga BUMDes dengan nilai Rp 50 juta per unit. Yang diserahkan untuk BUMDes Sari Arta Kecamatan Bareng, BUMDes Loh Jinawi Kecamatan Wonosalam, dan BUMDes Jayamahe Kecamatan Diwek.

"Salah satu yang juga kita ingin dorong adalah pergerakan ekonomi di tingkat desa. Maka Pemprov memberikan hibah BKK untuk BUMDes, tidak hanya untuk Jombang tapi juga untuk BUMDes di kabupaten kota lain di Jawa Timur," tegas wanita yang juga mantan Menteri Sosial ini.

Tak lupa setiap menyalurkan bantuan di daerah Khofifah juga menitipkan ribuan masker pada pendamping PKH agar dibagikan pada warga yang membutuhkan. Sebab ia berpesan, jika ingin ekonomi kembali pulih maka warganya juga harus terhindari dari penyebaran Covid-19. (SURYA/Fatimatuz Zahroh)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved