Hari Jadi ke-75 Provinsi Jawa Timur, Banyuwangi Raih Banyak Penghargaan

Sejumlah penghargaan yang didapat Banyuwangi di Hari Jadi ke-75 Provinsi Jawa Timur.

Penulis: Haorrahman | Editor: Pipin Tri Anjani
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bertidak sebagai inspektur upacara memperingati HUT Jawa Timur. 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Hari Jadi ke-75 Provinsi Jawa Timur yang jatuh pada 12 Oktober diperingati Pemkab Banyuwangi dengan upacara khidmat.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang bertidak sebagai inspektur upacara mengajak terus menggelorakan semangat gotong royong dan toleransi yang menjadi ciri khas warga Jawa Timur.

Upacara yang sederhana ini digelar di halaman Kantor Bupati Banyuwangi dan dihadiri jajaran Forkopimda dan diikuti pula seluruh kepala OPD secara virtual.

Bupati Anas menyebut, peringatan ini adalah ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME sekaligus penghormatan terhadap lahirnya Pemerintahan Provinsi Jatim.

Baca juga: Lumajang Waspada Gempa, Pesisir Pantai Selatan Diguncang 4,3 SR Dini Hari, BPBD Siapkan Antisipasi

Baca juga: Bakar Ban Bikin Ricuh Demo Tolak UU Omnibis Law di Depan DPRD Sumenep, 4 Demonstran Diamankan Polisi

Harjaprov sendiri ditandai dengan dimulainya penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi Jatim pada 12 Oktober 1945, Gubernur pertama saat itu adalah Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo.

“Ini menjadi momen bagi kita untuk meneladani semangat para pejuang. Semangat pejuang yang telah memelopori pemerintahan provinsi ini," kata Anas.

"Dan yang paling penting, ini juga menjadi momen bagi daerah untuk terus mendukung dan bersinergi dengan Pemprov Jatim dalam mewujudkan program-program pembangunan dan kemasyarakatan. Selamat Hari Jadi Provinsi Jatim," ucap Anas.

Dalam upacara tersebut, Anas juga berpesan kepada seluruh warga untuk meneruskan semangat positif dari warga Jatim.

"Teruslah menjadi masyarakat Jatim yang kental dengan semangat gotong royong, kepeloporan dan kejuangan, toleran, santun dan agamis. Jadikanlah ini sebagai modal dasar pembangunan yang sangat fundamental sebagaimana tercatat dalam perjalanan sejarah Provinsi Jatim,” kata Anas.

Dalam kesempatan itu, diumumkan pula sejumlah penghargaan yang didapat Banyuwangi pada tahun ini.

Banyuwangi mendapat penghargaan sebagai daerah terbaik dalam Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) tahun 2019 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2018.

Baca juga: VIRAL Pramugari Gendong Bayi Menangis di Pesawat, Aksi Sigapnya Dipuji, Jangan Tanya Berapa Gajiku

Baca juga: Sekeluarga di Bojonegoro Tewas Ternyata Bukan Kesetrum Listrik Jebakan Tikus, Begini Kronologinya

"Tahun ini, Kemendagri menetapkan Banyuwangi sebagai kabupaten peringkat pertama dari 514 kabupaten/kota terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD). Penghargaan ini menurut saya adalah salah satu prestasi tertinggi pemerintahan daerah. Ini semua berkat kerja keras dari pemerintah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat. Mari terus kita tingkatkan dan pertahankan prestasi ini," kata Anas.

Selain itu, diserahkan pula penghargaaan dari Gubernur Jatim kepada Kecamatan Genteng yang berhasil menjadi juara 2 tingkat provinsi atas kategori sinergitas kinerja kecamatan.

"Kecamatan Genteng juga meraih penghargaan dari Bupati Banyuwangi sebagai tiga besar kinerja kecamatan di Kabupaten Banyuwangi tahun 2020, bersama Kecamatan Wongsorejo dan Licin," kata Anas.

Selain itu, Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi menerima penghargaan sebagai Desa/Kelurahan Terbaik Kategori Madya Lomba Desa/Kelurahan Tangguh Bencana Tingkat Provinsi Jatim 2020.

Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah Banyuwangi, Mujiono dalam Upacara Peringatan HUT ke-75 Provinsi Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (SURYA/Haorrahman)

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved