Berita Persebaya Surabaya
Kompetisi Masih Abu-abu, Bek Muda Persebaya Jajal Peruntungan Berbisnis Ternak Lele
Aktivitas latihan tim tidak menghalangi bek sayap Persebaya Surabaya Koko Ari Araya untuk melebarkan bakatnya di dunia bisnis.
Penulis: Ndaru Wijayanto | Editor: Taufiqur Rohman
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Aktivitas latihan tim tidak menghalangi bek sayap Persebaya Surabaya Koko Ari Araya untuk melebarkan bakatnya di dunia bisnis.
Setelah sukses membuat bisnis jualan salad buah saat kompetisi dihentikan Maret lalu, kini pemain berusia 20 tahun ini melebarkan sayap dengan membuat bisnis anyar.
Baca juga: Simpan 4000 Pil Koplo di Kaleng Biskuit, Pria Balongpanggang Memelas Diringkus Polisi: Belum Habis
Baca juga: Download Lagu MP3 Cuek Rizky Febian Dilengkapi Lirik, Mana Ada Aku Cuek, Populer di YouTube
Koko menyebut saat ini sedang menyisihkan waktu dan pemasukannya sebagai pemain Persebaya untuk merintis usaha ternak lele di sekitar rumah.
"Untuk usaha salad masih jalan kok dijalankan sama mbak. Sekarang Alhamdulillah saya usaha lagi seperti ternak lele," kata Koko Ari, Rabu (14/10/2020).
Usaha ini mulai dirintis oleh pemain yang ikut membawa Persebaya U-20 juara Elite Pro Academy Liga 1 U-20 2019 itu setelah mendapat saran dari ayahnya.
Baca juga: Viral Pengantin Rebahan di Pelaminan, Suaminya Pengin yang Seger-seger Asyik Nongkrong di Warung
Baca juga: Pergoki Istri Telanjang dengan Pria Lain, Suami Lumajang Emosi Langsung Bacok: Rupanya Mantan Pacar
Sang ayah berpendapat ketimbang Koko menggunakan uangnya untuk sesuatu yang tidak jelas, lebih baik digunakan untuk memulai bisnis baru.
"Awalnya coba-coba karena ada lahan kosong dirumah, dan ayah menyarankan untuk dipakai buka bisnis dan alhamdulillah mau panen dua minggu lagi," sambungnya.
Kendati begitu, pemain yang tergabung dalam skuad Timnas senior ini tidak benar-benar akan beralih menjadi pebisnis karena dia berharap agar kompetisi bisa kembali digelar.
Baca juga: Di Depan Perwakilan Mahasiswa, Ketua DPRD Tulungagung Ogah Tanda Tangan Penolakan Omnibus Law
Baca juga: Mantan Caleg RPM Dituding Lakukan Percobaan Rudapaksa, Korbannya Gadis Tulungagung Lapor: Trauma
Setelah sempat akan dilanjutakan pada 1 Oktober 2020 tapi mundur hingga sebulan ke depan karena pihak operator kompetisi belum mengantongi izin dari Polri.
"Harapannya agar liga bisa dimulai karena saya rindu main bola," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bek-muda-persebaya-surabaya-koko-ari-araya-berjualan-salad-buah-dan-puding.jpg)