Berita Entertainment
Ahok Kuak Hasrat ke Politik untuk Tendang 'Pejabat Nakal', Blak-blakan ke Najwa: Kamu Aja Kesel Kan?
Najwa Shihab pun menanyakan apakah Ahok memang masih ingin berkiprah di politik atau sudah benar-benar malas.
Penulis: Ani Susanti | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sempat mengungkap hasratnya ke politik untuk menendang para 'pejabat nakal'.
Ahok pun blak-blakan mengatakan hal itu kepada Najwa Shihab.
Hal itu terjadi saat Ahok menjadi bintang tamu virtual di Narasi TV belum lama ini.
Baca juga: Lesty Dipuji Inul Setinggi Langit, Kenang Dulu Gebetan Rizky Tak Secantik Kini: Sukses, Pegang Duit!
Melansir dari kompas.tv ( grup TribunJatim.com ), kepada Ahok, Najwa Shihab mulanya bertanya apakah ia membatasi diri untuk menjadi pejabat di Indonesia.
"Jadi terbatas koh, atau koh Ahok yang membatasi diri atau merasa dijauhi orang?" tanya Najwa Shihab.
Bapak empat anak ini mengatakan kalau pandangan soal penista agama menjadi penjegalnya untuk kembali menjabat.
"Dijauhi sih nggak yah, ada pandangan sebagian gitu, takut, nanti demo lagi kalau Ahok mulai berkiprah," kata Ahok, dikutip TribunJatim.com, Kamis (15/10/2020).
Baca juga: Emosi Rizky Billar Meledak Lihat Foto Lesty di Tas Sahabat, Maksud Lo Apa?, Ending di Luar Dugaan
Najwa Shihab pun menanyakan apakah Ahok memang masih ingin berkiprah di politik atau sudah benar-benar malas.
"Memang masih berkiprah? kalau politik masih ingat-ingat atau udah malas sama sekali?" kata Najwa Shihab.
Ahok pun lanjut menjelaskan kalau ia masuk ke politik bukan karena ingin.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini masuk ke dunia politik lantaran ingin melakukan perlawanan.
Baca juga: Potret Ahok Kumpul dengan Keluarga Puput Nastiti Devi yang Jarang Terekspos, Tampak Hangat
"Saya masuk politik bukan karena ingin masuk politik, karena pepatah kuno China, orang miskin gak bisa lawan orang kaya, orang kaya gak bisa nendang pejabat, kalau mau nendang pejabat ya jadi pejabat, kan saya selalu bilang kalau yang rasis bener, saya berhenti berpolitik kok, tapi kalau kalian munafik gua hajar," kata Ahok.
"Kalau secara logika kan saya udah ditutup kesempatan saya, selesai," kata Ahok.
"Tapi masih masuk partai?" tanya Najwa Shihab.

Lebih lanjut, Ahok mengatakan bila memang berniat melakukan perubahan, maka harus memiliki partai politik.