Breaking News:

Gubernur Jatim Tinjau Jembatan Tangkeban, Kurangi Kecelakaan di Tikungan Tajam Ponorogo-Pacitan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pengerjaan proyek jembatan Tangkeban yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan

(Surya/Fatimatuz zahroh)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pengerjaan proyek jembatan Tangkeban yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan, Sabtu (17/10/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pengerjaan proyek jembatan Tangkeban yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan, Sabtu (17/10/2020).

Proyek yang kini telah rampung itu sudah dilintasi kendaraan dari arah Ponorogo maupun Pacitan dengan kondisi yang jauh lebih lebar dan lebih aman.

Dengan rampungnya proyek duplikasi jembatan yang sudah ada tersebut mampu mengurangi risiko kecelakaan di tikungan tajam jalan yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan.

“Saya sengaja ingin mengecek langsung kondisi pengerjaan proyek jembatan Tangkeban yang telah kita bangun di tahun anggaran 2019 dengan anggaran sekitar Rp 4,55 miliar. Kebetulan ini tadi dari Trenggalek ke Pacitan, maka kita berhenti sebentar dan melakukan pengecekan,” kata Khofifah sembari meninjau kawasan Jembatan Tangkeban.

Pasalnya, sebelum ada pelebaran jalan, jembatan yang menghubungkan ruas jalan Dengok batas kabupaten Ponorogo dengan ruas jalan perbatasan Kabupaten Pacitan semula sangat sempit. Sehingga kendaraan besar susah untuk menikuk dan sering terjadi kecelakaan.

Baca juga: Jatim Masuk Prioritas Vaksin Covid-19, Gubernur Khofifah Tunggu Surat Resmi Pemerintah Pusat

Baca juga: Penampakan Souvernir Pernikahan Nikita Willy Terkuak, Tamu Sebut Hanya Sultan Indra, Tak Main-main

Baca juga: Vaksin Covid-19 Rencana Disuntikkan November 2020, Dinkes Kota Malang Lakukan Pendataan Nakes

“Dengan kondisi itu maka kita bangun jembatan dengan panjang jembatan 13 meter dan lebar 7 meter dengan sistem jumbo box culvert. Jembatan ini merupakan jembatan duplikasi dari jembatan yang sudah ada di sebelahnya,” tegas gubernur yang merupakan gubernur perempuan pertama Jatim ini kepada TribunJatim.com.

Dengan selesainya jembatan Tangkeban yang digarap dalam waktu enam bulan ini, maka sangat mengurangi peyempitan jalan di lokasi jembatan yang kondisinya menurun dan menikung tajam. Diharapankan pembangunan jembatan ini akan mengurangi angka kecelakaan dan meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian kedua kabupaten. (Fatimatuz zahroh/Tribunjatim.com)

Penulis: Fathia Yasmin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved