Breaking News:

Penanganan Covid

Vaksin Covid-19 Rencana Disuntikkan November 2020, Dinkes Kota Malang Lakukan Pendataan Nakes

Pemerintah Indonesia berencana lakukan vaksinasi Covid-19November 2020. Dinas Kesehatan Kota Malang mulai lakukan pendataan tenaga kesehatan (nakes).

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Indonesia berencana melakukan vaksinasi Covid-19 ( virus Corona ) bulan depan.

Informasi yang diterima TribunJatim.com, sekira 30 juta vaksin Covid-19 dari luar negeri akan didatangkan dalam waktu dekat.

Bahkan rencananya, 6,5 juta vaksin Covid-19 tersebut mulai disuntikkan pada awal November 2020.

Baca juga: Ipuk Fiestiandani Didaulat Menjadi Pembina Asosiasi Komunitas E-Sports Banyuwangi

Baca juga: Terjawab Sebab Wendi Cagur Didepak dari OVJ, Bela Teman Mati-matian, Ribut dengan Produser? Cabut!

Program vaksinasi ini terus dilakukan, diprioritaskan bagi para tenaga kesehatan yang berada di garis terdepan dalam penanganan Covid-19.

Oleh karenanya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang telah melakukan beberapa persiapan. Salah satunya dengan pendataan bagi para tenaga kesehatan (nakes).

"Data data tentu harus kami siapkan. Pada bulan Agustus kemarin, kami sudah dimintai data tentang tenaga kesehatan baik di puskesmas maupun rumah sakit di Kota Malang," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni kepada TribunJatim.com, Sabtu (17/10/2020).

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah bersiap lebih awal, terkait dengan pendataan para tenaga kesehatan.

Baca juga: Peringati Hari Pangan Dunia 2020, Diskopindag Kota Malang Angkat IKM dengan Festival Industri Pangan

Baca juga: Empat Peragawati Tampilkan Kreasi Busana Muslimah di Masjid Al Khalid Kota Kediri

"Kami tak ingin kelabakan, jika nanti pemerintah pusat memilih tenaga kesehatan yang akan divaksinasi lebih dulu," tambahnya.

Namun Dinkes Kota Malang belum bisa berbuat lebih jauh lagi. Karena petunjuk teknis vaksinasi belum juga turun dari Kementerian Kesehatan.

"Kami di kabupaten atau kota,intinya akan melakukan sesuai dengan petunjuk dari pemerintah pusat. Sampai saat ini petunjuk teknisnya masih belum ada, tetapi Peraturan Presiden tentang Pengadaan dan Pelaksaan Vaksinasi, yakni Perpres No 99 Tahun 2020, itu sudah ada," jelasnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa Perpres ini mengatur tentang vaksinasi yang akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah dan juga oleh lembaga yang lain.

"Kami tentunya akan melakukan sesuai dengan petunjuk teknis yang ada. Artinya untuk kabupaten / kota mana saja yang akan jadi prioritas pemerintah pusat yang akan dilakukan vaknisasi, termasuk sasaran kepada siapa saja, tenaga kesehatan dulu, tenaga pendidik dulu, atau masyarakat rentan itu masih belum diatur," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniwan

Editor: Heftys Suud

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved