Emak-emak Tampilkan Teatrikal Sambut Cawali Gus Ipul, Sampaikan 'Masalah Langganan' di Pasuruan
Sambut kedatangan cawali Gus Ipul, emak-emak di wilayah Darmoyudo, Kota Pasuruan tampilkan teatrikal. Sampaikan 'masalah langganan'.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Emak - emak di wilayah Darmoyudo, Kota Pasuruan menyuguhkan teaterikal saat menyambut kedatangan Calon Wali Kota (cawali) Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Sabtu (17/10/2020) malam.
Mereka menampilkan aksi teaterikal yang mengandung banyak pesan.
Salah satunya adalah pesan moral terkait permasalahan langganan di Kota Pasuruan yang dan belum terselesaikan sampai sekarang.
Baca juga: Berbiaya Besar, Penyakit Jantung Dijamin Penuh Program JKN-KIS
Baca juga: Ancaman Cai Changpan ke Penjaga Pabrik Ban, Sebulan Sembunyi di Hutan, 1 Fakta Diungkap Polisi
Emak - emak memperlihatkan aksi teaterikal saat banjir datang.
Bagaimana masyarakat sangat terganggu dengan persoalan bencana banjir yang sudah menjadi langganan. Rumah mereka terendam, dan tidak bisa beraktivitas.
Kedua adalah teaterikal pelayanan kesehatan.
Emak - emak memperlihatkan bagaiamana penanganan kesehatan yang belum maksimal, sehingga orang yang sakit saat dibawa rumah sakit tidak sembuh justru meninggal dunia.
Gus Ipul sangat mengapresiasi penampilan teaterikal ini. Ia menyebut, emak - emak ini kreatif karena menyampaikan permasalahan melalui kesenian. Bahkan, ia sampai terharu menyaksikannya.
Disampaikan Gus Ipul, penampilan ini memang sangat sederhana sekali. Tapi, dari kesederhanaan ini, pesan yang ingin disampaikan sudah sampai.
"Terlebih, ketika emak - emak ini menampilkannya dengan menerapkan protokol kesehatan karena situasi pandemi seperti ini. Tetap jaga jarak, pakai masker dan pesannya sampai," ujar Gus Ipul.
Di sisi lain, dikatakan dia, teaterikal atau drama yang ditampilkan ini menyimpan banyak pesan.
"Ini adalah wujud ekspresi masyarakat. Ini perlu diapresiasi, dan jujur ini pertama kali saya dapat sambutan dengan teaterikal seperti ini," kata Gus Ipul.
Gus Ipul menjelaskan, dua pesan yang disampaikan melalui teaterikal itu merupakan pekerjaan rumah pemerintah. Artinya, ia siap memberikan terobosan untuk menyesaikan persoalan banjir dan kesehatan.
"Mereka mengungkap fakta dan apa yang ada disampaikan ke saya. Ini menjadi pekerjaan rumah dan ini harus segera diatasi, ketika nanti saya dan mas adi dipercaya untuk memimpin Kota Pasuruan ini," papar dia.
Dia menyampaikan, masyarakat sudah tidak ingin masalah banjir diselesaikan dengan kunjungan kepala daerah dan diberi bantuan yang sifatnya sementara, seperti nasi bungkus.