Fraksi PDIP Minta Polisi Serius Usut Peretas Akun WhatsApp Wakil Bupati Nganjuk
Ulah peretas akun WhatsApp (WA) Wakil Bupati Nganjuk mendapatkan perhatian serius Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Nganjuk
Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Ulah peretas akun WhatsApp (WA) Wakil Bupati Nganjuk mendapatkan perhatian serius Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Nganjuk. Pasalnya, Wakil Bupati Nganjuk sekarang ini juga sebagai Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur merasa dirugikan dari ulah peretas akun WA tersebut.
Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Nganjuk, Marianto mengatakan, ulah peretas WA Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi tersebut dinilai telah merugikan banyak pihak di Kabupaten Nganjuk dan diluar Kabupaten Nganjuk. Bahkan, nama baik Wakil Bupati Nganjuk dari PDIP tersebut bisa tercemar dimana-mana bila aksi peretasan WA tidak segara diungkap.
"Makanya kami mendesak aparat keamanan serius dalam menangani laporan peretasan akun WA dari Bapak Wabup Nganjuk. Jangan sampai ulah peretas itu semakin menjadi-jadi sehingga menjatuhkan Bapak Wabup," kata Marianto, Rabu (21/10/2020).
Baca juga: WhatsApp Wakil Bupati Nganjuk Diretas, Pelaku Minta Bantuan Uang, Marhaen Djumadi: Silahkan Abaikan
Dijelaskan Marianto, sebenarnya pihaknya sudah merasa tenang karena peretas WA Wakil Bupati Nganjuk sudah dilaporkan ke Polres Nganjuk pada tanggal 2 Oktober 2020 lalu. Namun pihaknya kembali terkejut ketika ternyata peretas akun WA Wakil Bupati Nganjuk tersebut masih terus berulah hingga sekarang ini. Apalagi modus yang digunakan peretas WA Wakil Bupati Nganjuk untuk meminta uang kepada para kolega dari Wakil Bupati Nganjuk hingga kemana-mana.
"Untuk itu, saat ini kami juga akan ikut memantau perkembangan dari proses tindak lanjut dari aparat penegak hukum mengungkap pelaku peretas akun WA orang nomor dua di Kabupaten Nganjuk tersebut," ucap Marianto.
Sementara Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara mengatakan, pihaknya hingga sekarang belum menerima informasi perkembangan terkait pelaporan atas peretasan akun WhatsApp Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi yang digunakan untuk penipuan ke Polres Nganjuk.
"Sampai saat ini kok belum ada informasi terkait hal itu ya, mungkin nanti kalau sudah ada informasi dari Reskrim kami sampaikan," kata Rony Yunimantara yang dikonfirmasi via ponselnya.
Sebelumnya diketahui, Wakil Bupati Nganjuk meminta para kolega dan masyarakat hati-hati dan tidak mudah percaya bila menerima WhatsApp darinya. Ini setelah akun WhatsApp (WA) miliknya diduga diretas orang tidak dikenal untuk meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan.
Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, akun WA miliknya tersebut diretas orang sejak awal bulan Oktober 2020 ini. Dan hingga kini, peretas masih saja melakukan percakapan WA kepada para koleganya untuk meminta uang. Diantaranya untuk tambahan biaya asistenya yang sakit, uang dibank sedang over limit, dan sebagainya.
"Kami sebenarnya sudah laporkan peretas akun WA saya itu ke Polres Nganjuk tanggal 2 Oktober lalu, tapi kami belum tahu perkembanganya seperti apa, tapi yang jelas peretas akun WA saya itu tetap saja berulah hingga sekarang," tutur Marhaen Djumadi. (aru/Achmad Amru Muiz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-smarthphone-ponsel-radiasi_20180804_130941.jpg)