3 Bupati Berkumpul Susun Langkah Strategis Pembangunan Flyover Mengkreng
Tiga kepala daerah di Jawa Timur menggelar pertemuan untuk membahas rencana pembangunan flyover di Simpang Mengkreng, Rabu (8/4/2026).
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Tiga kepala daerah, yakni Marhaen Djumadi, Hanindhito Himawan Pramana, dan Warsubi, membahas pembangunan flyover di Simpang Mengkreng.
- Flyover Simpang Mengkreng direncanakan sepanjang sekitar 700 meter untuk mengurai kemacetan di titik rawan nasional tersebut.
- Proyek masih menunggu finalisasi Detail Engineering Design (DED) dari Kementerian PU.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma
TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Tiga kepala daerah di Jawa Timur menggelar pertemuan untuk membahas rencana pembangunan flyover di Simpang Mengkreng, Rabu (8/4/2026).
Pertemuan tersebut melibatkan Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana; dan Bupati Jombang, Warsubi.
Ketiganya menyusun langkah strategis guna mempercepat realisasi proyek flyover Mengkreng yang dinilai menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan di kawasan tersebut.
Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab disapa Mas Dhito, menyebut Simpang Mengkreng merupakan salah satu titik kemacetan terparah di Indonesia.
"Awalnya kita rembukan, terkait Simpang Mengkreng jadi salah satu titik kemacetan tiga besar di Indonesia, terutama saat Ramadan atau Lebaran. Lalu, berlanjut ke pertemuan hari ini," katanya.
Baca juga: Urai Kepadatan Simpang Mengkreng, Polres Kediri Terapkan Skema Dialihkan ke Jalur Alternatif Papar
Ia menyebut, pembangunan flyover Mengkreng sudah masuk rencana strategis (renstra) Kementerian PU.
Nantinya, ruas yang akan dibangun flyover, mulai kawasan Kabupaten Jombang, kemudian ada dua jalur, satu mengarah ke Kabupaten Kediri dan satu lagi ke Nganjuk. Panjang flyover ditaksir sekira 700 meter.
"Meski demikian, masih menunggu final Detail Engineering Design (DED) dari kementerian PU," sebutnya.
Kang Marhaen -sapaan Bupati Nganjuk- mengungkapkan besok, jajaran Dinas PUPR, Dishub, dan Bappeda akan menggelar rapat.
Targetnya, hasil rapat itu melahirkan proposal atau dokumen usulan bersama dan rekomendasi kebijakan.
"Tahapannya, proposal dan rekomendasi, kami sampaikan ke bu Gubernur Jatim. Setelah itu, ke Kementerian PU," ungkapnya.
Dia menambahkan, tiga daerah berfokus pada dua skema pembiayaan.
Prioritas utama adalah pengajuan pendanaan penuh dari Kementerian PUPR mengingat jalur ini merupakan jalan nasional.
"Kedua, kami juga menyiapkan rencana cadangan untuk didiskusikan lebih lanjut, termasuk mengenai teknis pengadaan lahan," paparnya.
Bupati Jombang, Warsubi menyatakan nantinya dia bersama Kang Marhaen dan Mas Dhito akan presentasi dan mengajukan pembangunan flyover langsung ke Kementerian PU.
"Jika flyover terbangun, kemacetan sudah tidak ada lagi," ujarnya
| Ratusan Warga Nganjuk Terima Bansos Rp1,5 Juta |
|
|---|
| Bupati Nganjuk Paparkan Visi Besar Dalam Transformasi Pola Pendidikan: Bukan Hanya Soal Pelajaran |
|
|---|
| Pimpin Rapat Perdana, Mas Dhito Tekankan Soliditas Kader PDI Perjuangan Kediri |
|
|---|
| Bupati Kediri Mas Dhito Kaji WFH ASN dan Perluasan CFD untuk Efisiensi BBM |
|
|---|
| Siswa Magang di Nganjuk Kini Tercover BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Kang Marhaen: Bentuk Perlindungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Tiga-Pemimpin-Daerah-Susun-Langkah-Strategis-Pembangunan-Flyover-Simpang-Mengkreng.jpg)