Pilkada Kota Pasuruan
Ketemu Masyarakat, Gus Ipul Tawarkan Program "BALAPAN"
Calon Walikota (Cawali) Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) kembali blusukan menyapa masyarakat Kota Pasuruan.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Calon Walikota (Cawali) Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) kembali blusukan menyapa masyarakat Kota Pasuruan.
Kali ini, Gus Ipul menyapa masyarakat yang ada di kawasan Jalan Cemara, Kota Pasuruan dalam kegiatan kampanyenya di Pilkada Kota Pasuruan, Selasa (20/10/2020) sore.
Dalam kesempatan kali ini, Gus Ipul mengungkap fakta yang terjadi di Kota Pasuruan.
Dikatakan dia, berdasarkan survey, pengangguran Kota Pasuruan semakin bertambah setiap tahunnya.
"Angkatan kerja kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah lulus sekolah," kata Gus Ipul kepada TribunJatim.com.
Dia menjelaskan, dari data yang didapatkan, 72 persen warga Kota Pasuruan mengeluh karena sulit mencari pekerjaaan.
"Ini harus dituntaskan dan harus diselesaikan. Bersama Gus Ipul - Mas Adi, kami siap bawa perubahan," papar Gus Ipul kepada TribunJatim.com.
Baca juga: Bendahara PAN Jatim Dukung Calon Partai Lain di Pilkada Tuban, DPW: Kami Serahkan ke DPP
Baca juga: Lihat Bonsai Sancang Usia 25 Tahun Lebih Milik Warga Lumajang, Dinilai Terbaik: Kokoh dan Artistik
Baca juga: Warga di Kediri Geger, Gadis Muda Mengamuk dan Hancurkan Perabot Rumah, Kondisi Dikuak Keluarganya
Gua Ipul menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan program Balapan atau Pembukaan Lapangan Pekerjaan.
Menurut Gus Ipul, ketika ditakdirkan dan diberi amanah memimpin Kota Pasuruan, pihaknya akan menerapkan program Balapan ini.
Didalam Balapan, ada beberapa item yang sudah disiapkan untuk membuka lapangan pekerjaan.
Balapan ini berisikan memberikan insentif investasi, Digitalisasi Bursa Kerja, pelatihan 1.000 calon tenaga kerja berkualitas.
Ada juga bantuan permodalan-pendampingan-pemasaran (3P). Menggerakkan projek pemerintah berbasis padat karya, dan kemudahan izin baru.
"Insyallah akan kami realisasikan. Kami tidak ingin menyebar hoax. Kami akan mengungkap fakta dan mencarikan solusi, termasuk dalam masalah lapangan pekerjaan ini," pungkas dia. (lih/Tribunjatim.com)