Breaking News:

Komisi I Panggil Dinas Pendidikan Soal Batalnya Pengadaan Seragam Siswa di Kota Blitar

Komisi I DPRD Kota Blitar akan memanggil Dinas Pendidikan Kota Blitar terkait batalnya pengadaan seragam gratis siswa TK, SD, dan SMP tahun ini.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM/IST
Wakil Wali Kota Blitar, Santoso secara simbolis menyerahkan bantuan seragam gratis ke siswa asal kabupaten yang sekolah di Kota Blitar, Senin (7/8/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Komisi I DPRD Kota Blitar akan memanggil Dinas Pendidikan Kota Blitar terkait batalnya pengadaan seragam gratis siswa TK, SD, dan SMP tahun ini.

Komisi I meminta klarifikasi ke Dinas Pendidikan soal penyebab gagal tender pengadaan seragam gratis siswa.

"Kami akan memanggil Dinas Pendidikan, kami ingin klarifikasi kenapa pengadaan seragam gratis tahun ini batal. Apa penyebab batalnya pengadaan seragam siswa," kata Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Said Novandi kepada TribunJatim.com, Rabu (21/10/2020).

Said mengatakan pengadaan seragam gratis untuk siswa sudah berlangsung bertahun-tahun. Tapi, baru tahun ini terjadi pembatalan pengadaan seragam siswa.

"Informasinya pengadaan seragam batal karena gagal tender. Penyebab gagal tender apa, itu akan kami klarifikasi ke Dinas Pendidikan," ujar politikus PDIP itu kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Dinas Pendidikan Kota Blitar Anggarkan Rp 60 Miliar untuk Sekolah Gratis pada RAPBD 2019

Baca juga: Jerit Histeris Paula saat Jatuh di Kapal Sambil Gendong Kiano, Satu Kapal Panik, Raffi: Pas Banget

Baca juga: BREAKING NEWS: Aliansi Sekartaji Kembali Gelar Demo Tolak Omnibus Law

Dinas Pendidikan Kota Blitar menyebutkan penyebab gagal tender pengadaan seragam gratis siswa karena ada kesalahan administrasi. Ada kesalahan pemasukan kode jenis kain dalam proses tender pengadaan seragam gratis siswa.

"Kalau benar ada kesalahan administrasi soal kode jenis kain ini perlu dicurigai. Karena baru kali ini terjadi. Batalnya pengadaan seragam siswa ini merugikan masyarakat. Beruntung saat ini masih pandemi Covid-19, siswa belum belajar tatap muka," katanya.

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Agus Zunaidi mengatakan Dinas Pendidikan Kota Blitar harus meminta maaf kepada masyarakat terkait gagalnya pengadaan seragam gratis siswa tahun ini. Sebab, pengadaan seragam gratis siswa batal baru terjadi tahun ini.

"Baru tahun ini pengadaan seragam siswa gagal. Dinas Pendidikan harus meminta maaf ke masyarakat. Pengalaman ini jangan sampai terulang lagi," kata politikus PPP itu.

Seperti diketahui, Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,75 miliar untuk pengadaan seragam gratis bagi siswa TK, SD, dan SMP pada 2020. Alokasi anggaran pengadaan seragam gratis siswa tahun ini naik hampir Rp 1 miliar dibandingkan tahun lalu.

Alokasi anggaran seragam gratis pada 2019 sekitar Rp 1,8 miliar. Anggaran itu hanya untuk pengadaan seragam gratis bagi siswa baru. Tapi, tahun ini, ada tambahan pengadaan seragam gratis untuk siswa kelas 4 SD. Selain itu, juga ada tambahan pengadaan seragam pramuka untuk anak TK A dan TK B pada tahun ini.

Data Dinas Pendidikan Kota Blitar menyebutkan, jumlah siswa kelas 1 dan kelas 4 SD yang menerima seragam gratis sebanyak 2.675 siswa, siswa SMP sebanyak 1.850 siswa, dan anak TK sebanyak 500 anak. (sha/Tribunjatim.com)

 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved