Curiga Temannya Tak Keluar Kamar, Dua Pria Lumajang Dobrak Pintu, Terkejut Dapati Tubuh Tak Bergerak

Mohammad Zainul Ihsan, seorang pekerja pabrik sengon ditemukan tewas di kamar kosnya, Dusun Suko, Desa Sumbersuko, Lumajang.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/TONY HERMAWAN
Petugas medis dari RS Bhayangkara saat mengevakuasi jenazah Ihsan, pekerja pabrik sengon yang ditemukan tewas di kamar kosnya, Dusun Suko, Desa Sumbersuko, Lumajang, Senin (26/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Mohammad Zainul Ihsan, seorang pekerja pabrik sengon ditemukan tewas di kamar kosnya, Dusun Suko, Desa Sumbersuko, Lumajang, Senin (26/10/2020).

Pria asal Kediri yang sehari-hari bekerja sebagai pengawas PT Gema Lestari Indonesia ini pertama kali ditemukan tewas oleh teman korban, Budi dan Saiqudin.

Kedua teman kerja korban merasa curiga lantaran korban tidak keluar kamar meski hari sudah pagi.

”Jadi temannya ini curiga lihat kamar masih tertutup,” terang Kapolsek Sumbersuko, AKP Sugiyanto, Senin (26/10/2020).

Lanjutnya, kedua saksi berusaha untuk membangunkan korban dengan mengetuk pintu kos.

Baca juga: 4 Rumah dan 1 Toko Bangunan di Lumajang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Baca juga: Angin Puting Beliung Porak-porandakan Dua Wilayah di Bondowoso, 9 Bangunan Rusak

Namun korban tak kunjung keluar kamar.

“Lalu diintip, ternyata korban tidur dalam keadaan terlentang dan tidak menunjukkan ada gerakan,” ucapnya.

Merasa curiga, kedua rekan kerjanya langsung mendobrak pintu kamar.

Saat diperiksa, ternyata tubuhnya sudah dalam keadaan dingin.

Baca juga: Sigap Kendalikan Zona Merah, Bupati Lumajang Tuai Apresiasi dari Kapolda Jatim

Baca juga: Terima Kunjungan Tamu dari Surabaya, Belasan Karyawan PLN Ponorogo Positif Covid-19

“Saksi terkejut, lalu meminta tolong hingga akhirnya kondisi korban dicek dan ternyata sudah meninggal,” jelasnya.

Dari hasil penelusuran yang dilakukan, korban diketahui memiliki riwayat sesak napas.

Namun untuk memastikan penyebab kematian, petugas akan melakukan visum dan rapid test Covid-19.

“Visual jenazah tidak ada tanda-tanda penganiayaan, tapi tetap akan visum dan rapid test untuk memastikan korban tidak meninggal karena kekerasan ataupun Covid-19," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved