Komunitas Super Soccer Gandeng Bold Riders Sumbang Puluhan Kantong Darah ke PMI Kediri

Puluhan anak muda ini baru selesai mendonorkan darahnya lewat program Bakti Pemuda, Setetes Darah Untuk Negeri.

Tayang:
Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
para anggota komunitas fans club yang tergabung dalam SuperSoccer Kediri serta komunitas motor Bold Riders seusai donor darah 

TRIBUNKEDIRI.COM, KEDIRI - Raut muka penuh kebanggaan terpancar jelas dari para anggota komunitas fans club yang tergabung dalam SuperSoccer Kediri serta komunitas motor Bold Riders.

Puluhan anak muda ini baru selesai mendonorkan darahnya lewat program Bakti Pemuda, Setetes Darah Untuk Negeri.

Mereka gembira bisa berbuat sesuatu saat pandemi Covid-19, terlebih saat ini PMI sangat membutuhkan darah.

Baca juga: Kantor Imigrasi Kediri Gelar Bakti Sosial Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Berakhir

Baca juga: Bawaslu Beber Pelanggaran Kampanye Pilkada Kediri: Keterlibatan Anak-anak hingga Kerumunan Massa

Koordinator acara donor darah Dian Hanafi mengatakan acara sosial ini adalah kolaborasi komunitas SuperSoccer dan Bold Riders di Kediri.

Komunitas SuperSoccer berasal dari Juventus Club Indonesia (JCI), Indomanutd, Indobarca, dan Chelsea Indonesia Supporters Club (CISC). Sementara Bold Riders melibatkan Yamaha Vixion Club Indonesia (YVCI), Honda Maestro Riders Club (HMRC), serta Black Motor Community (BMC).

“Banyak dari anggota komunitas yang baru pertama kali ikut donor darah. Salut untuk pengorbanan teman-teman yang sangat antusias mengikuti kegiatan berharga ini,” kata Hanafi, Senin (26/10).

Hanafi bercerita, Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ini juga makin merekatkan hubungan di antara komunitas di Kediri.

Anak motor Bold Riders bisa kongkow bareng anak SuperSoccer yang biasanya berbeda aktivitas. Tak pelak, banyaknya komunitas yang terlibat melahirkan teman baru dan memperkuat persaudaraan.

Setelah donor darah usai, kolaborasi komunitas ini kemudian membagikan sekitar 200 masker kepada pengguna jalan di kawasan seputaran Stadion Brawijaya Kediri serta di Kediri Mall.

"Karena masih musim pandemi dan masih ada pengendara yang belum menggunakan masker, selama kegiatan kami disiplin menerapkan protokol pencegahan COVID-19, seperti memakai masker, membawa hand sanitizer, serta menjaga jarak," ujarnya.

Dari kegiatan donor darah, terdapat 65 orang yang ingin berpartisipasi. Namun yang memenuhi syarat untuk diambil darahnya sebanyak 50 orang. Sisanya 15 gagal karena faktor teknis seperti HB rendah, serta faktor kesehatan lainnya.

"Donor darah ini hasil kerjasama dengan PMI. Karena itu kami mengikuti semua keputusan PMI jika memang ada anggota yang tidak layak donor," katanya.

Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari program Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur dan ikut dalam kegiatan pembuatan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Rekor MURI pertama adalah donor darah oleh komunitas terbanyak dan Rekor MURI kedua bertajuk donor darah oleh karang taruna terbanyak.

Kegiatan yang diinisiasi oleh PT SCM bersama Inspire dan didukung Palang Merah Indonesia (PMI) di 58 kota/kabupaten ini melibatkan 492 komunitas dan 112 karang taruna.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved