Pilwali Surabaya 2020

Mat Mochtar Dukung MAJU di Piwali Surabaya, PDIP Langsung Bereaksi

PDI Perjuangan Surabaya menanggapi sikap salah satu tokoh PDI Perjuangan Surabaya Mat Mochtar

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono, 2020. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PDI Perjuangan Surabaya menanggapi sikap satu di antara tokoh PDI Perjuangan Surabaya Mat Mochtar yang mendukung lawan mereka, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno atau MAJU. Partai pengusung Eri Cahyadi dan Armuji ini pun menyangsikan loyalitas Mat Mochtar tersebut.

"Kalau mengaku “partai saya PDI Perjuangan” seharusnya taat dan tunduk kepada keputusan organisasi partai, yang dikeluarkan DPP PDI Perjuangan yang memberikan rekomendasi kepada Calon Walikota Eri Cahyadi, ST, MT dan Calon Wakil Walikota Ir. Armuji," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (27/10/2020).

Keputusan tersebut mengikat dan seharusnya menjadi pedoman seluruh kader.

Baca juga: Pilwali Surabaya 2020 Survei Internal, Machfud Arifin-Mujiaman Unggul 20 Persen

"Apalagi surat pencalonan ke KPU Kota Surabaya ditandatangani Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri," tegas Ketua DPRD Kota Surabaya ini.

Ia tak memungkiri bahwa setiap orang mempunyai hak untuk bersikap politik, dan mengekspresikannya.

Namun, PDI Perjuangan mewajibkan hak politik itu diekspresikan dalam sikap ketaatan terhadap keputusan PDI Perjuangan dan melaksanakan semua keputusan partai dengan penuh tanggungjawab.

"Pengurus PDI Perjuangan, kader, anggota dan simpatisan tahu betul akan hal itu," tegasnya.

Adi memastikan PDI Perjuangan masih dalam kondisi yang paling solid. "Atas, tengah, dan bawah bergerak semua, untuk memenangkan Calon Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Calon Wakil Walikota Armuji dalam Pilkada 9 Desember 2020," katanya.

"Seluruh kekuatan PDI Perjuangan dalam situasi solid dan kompak, saling bergotong royong, holopis kuntul baris, bergerak terus setiap hari, siang dan malam, untuk memenangkan Eri-Cahyadi," tugasnya kembali.

Pihaknya memastikan bahwa memenangkan Pilkada Surabaya bertujuan menjaga harkat dan martabat PDI Perjuangan. "Termasuk, kehormatan partai, terlebih Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri," lanjutnya.

Mereka memastikan kader solid untuk memenangkan ErJi. "Tidak mengguncang masyarakat. Terbukti hasil survei Eri-Armuji terbukti unggul 6 persen dari pasangan lain," katanya.

Apalagi, Eri selain merupakan mantan birokrat juga mendapat dukungan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. "Masyarakat Surabaya lebih mempercayai kerja-kerja nyata PDI Perjuangan, Walikota Surabaya Bu Risma, Wakil Walikota Surabaya Mas Whisnu Sakti Buana, juga kerja-kerja nyata yang dilakukan Calon Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Calon Wakil Walikota Armuji," pungkasnya.

Untuk diketahui, tokoh berpengaruh di Surabaya Utara, Mat Mochtar, mendukung penuh untuk memenangkan Machfud Arifin sebagai wali kota Surabaya di Pilkada Kota Surabaya 2020. Tokoh ini juga dikenal sebagai dedengkot PDI Perjuangan.

"Soal partai, saya tetap PDIP. Saya tetap tegak lurus. Tapi untuk Pilwali kali ini saya mendukung Pak Machfud," tegas Mad Mochtar, Minggu (25/10/2020).

Dia memberi alasan atas sikap politiknya itu. Sejak awal dia mendukung Whisnu Sakti Buana sebagai calon wali kota dari PDIP. Namun rekom ternyata jatuh pada Eri-Armuji. (bob)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved