Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Minta Maaf Yaidah yang Sampai Jakarta Urus Akta Kematian, Pemkot Surabaya Ganti Ongkos Transport

Kepala Dispendukcapil Surabaya, Agus Imam Sonhaji datangi Yaidah yang viral mengurus akta kematian anak ke Jakarta. Beri uang ganti trasnport.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya Agus Imam Sonhaji saat datang langsung ke rumah Yaidah, Selasa (27/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Yaidah, warga Lidah Wetan yang kisahnya viral lantaran mengurus akta kematian sang anak hingga ke Kemendagri, Jakarta disambangi Dispendukcapil Surabaya, Selasa (27/10/2020).

Kepala Dispendukcapil Surabaya, Agus Imam Sonhaji datang langsung menemui Yaidah dirumahnya untuk meminta maaf.

Selain itu, Agus memberikan uang ganti transport kepada perempuan 51 tahun itu.

Baca juga: Sinopsis Film Korea The Swordsman, Joe Taslim Jadi Gurutai, Ceritakan Kisah Sejarah di Masa Joseon

Baca juga: Kumpulan Kata Mutiara Ucapan Selamat Hari Sumpah Pemuda 2020, Cocok Dibagikan ke WA hingga Instagram

"Alhamdulillah beliau mengizinkan dan menerimanya," kata Agus, Selasa (27/10/2020).

Uang ganti transport itu, kata Agus, sebagai bentuk rasa kepedulian. Yaidah mengaku lega dan mau menerima bantuan sebagai pengganti tiket transportasi ke Jakarta.

Meski permasalahan itu sudah clear, Agus tak menampik akan melakukan evaluasi di internal Dispendukcapil. Termasuk penanganan pada petugas yang saat itu melayani Yaidah.

Baca juga: Antisipasi Banjir, Pj Bupati Sidoarjo Cak Hud Kumpulkan Para Pejabat: Percepat Normalisasi Sungai

Baca juga: BERITA TERPOPULER JATIM: 15 Daerah Zona Oranye di Jatim hingga Emak-emak di Tulungagung Jualan Togel

Sebab, informasi yang tidak utuh dari petugas membuat masalah itu terjadi. Hingga Yaidah harus berangkat ke ibu kota.

“Alhamdulillah ini sudah selesai, karena akta kematian anaknya sudah diterima tanggal 23 September lalu dan asuransi yang menjadi haknya sudah selesai juga beberapa saat setelah itu," kata Agus.

"Beliau sudah memaafkan kami semua, itu yang paling penting dan perlu digaris bawahi bagi kami,” lanjut Agus.

Untuk diketahui, nama Yaidah sebelumnya viral lantaran menceritakan ruwetnya pengurusan akta kematian anaknya di Surabaya.

Bahkan, dia harus mendatangi Kemendagri di Jakarta untuk mengurus akta kematian sang anak.

Penulis: Yusron Naufal Putra

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved