Peringati Sumpah Pemuda, Polres Kediri Kota Gelar Dialog Kebangsaan
Polres Kediri Kota bersama Organisasi Pemuda Kediri menggelar dialog kebangsaan mengusung tema Partisipasi Pemuda terhadap Kamtibmas
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Polres Kediri Kota bersama Organisasi Pemuda Kediri menggelar dialog kebangsaan mengusung tema "Partisipasi Pemuda terhadap Kamtibmas guna mewujudkan Kota Kediri yang aman dan kondusif" di Mapolres Kediri Kota, Rabu (28/10/2020) malam.
Kegiatan dialog kebangsaan ini juga menghadirkan KH Anwar Iskandar, pengasuh Pondok Pesantren Al Amin, Kota Kediri.
Sarasehan juga menaati protokol kesehatan dilakukan di tempat terbuka dengan mewajibkan seluruh undangan memakai masker dan tempat duduk diberikan jarak.
Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana menjelaskan, sarasehan yang dilakukan merupakan rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kota Kediri.
"Kami berkumpul dengan semua elemen pemuda yang ada di Kota Kediri. Ada KNPI, FKPPI, Pemuda Pancasila termasuk dari HMI dan PMII," jelasnya.
Baca juga: Hasil Rapat Exco PSSI: Kompetisi Liga 1 2020 Ditunda Hingga Februari Tahun Depan
Baca juga: Harga Tiket Masuk Pantai Klayar, Ikon dari Kabupaten Pacitan, Tawarkan Pesona Unik Seruling Samudera
Baca juga: Transgender Habis Rp 173 Juta Operasi Kelamin, Akibat Awalnya Ragu Ending Pilu: Tubuh Saya Menolak
Dijelaskan Kapolres, kegiatan ini untuk diniatkan supaya Kota Kediri aman. Selain itu juga menjaga silaturahmi kepolisian dengan elemen pemuda yang ada di Kota Kediri.
"Pesannya kami ingin menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Kediri," harapnya kepada TribunJatim.com.
Sementara KH Anwar Iskandar mengungkapkan, untuk menjaga kamtibmas salah satu kuncinya harus membangun dan menjaga silaturahmi agar dapat menjaga kesepahaman.
"Kita terima kasih telah difasilitasi dan bisa silaturahim bisa ketemu. Kenapa harus silaturahim karena kita punya tanggung jawab bersama untuk menjadikan Kediri yang baik, aman dan tenteram," katanya kepada TribunJatim.com.
Karena untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif merupakan tanggung jawab bersama.
"Kalau ada perbedaan disampaikan dengan baik, karena perbedaan akan memperkaya khazanah ilmu pengetahuan kita," jelasnya kepada TribunJatim.com.
Dikatakan, anak muda memang harus trengginas, kritis dan cerdas. Karena anak muda yang terdidik, terpelajar dan intelek menyampaikan pendapat, pikiran dan kritik dengan cara yang mengindahkan koridor yang sudah dipahami.(dim/Tribunjatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-kediri-dialog-kebangsaan-polres-kediri-kota.jpg)