Pendaftar Program Bantuan Produktif Usaha Mikro Gelombang 2 di Kota Blitar Meningkat

Jumlah pendaftar program bantuan produktif usaha mikro gelombang dua di Kota Blitar membludak.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Yoni Iskandar
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Pengumuman program bantuan produktif usaha mikro 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Jumlah pendaftar program bantuan produktif usaha mikro gelombang dua di Kota Blitar membludak.

Pada gelombang kedua ini ada sebanyak 2.225 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang mendaftar program bantuan produktif usaha mikro dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

"Jumlah pendaftar program bantuan produktif usaha mikro gelombang kedua ini lebih banyak dibanding gelombang pertama. Pendaftaran gelombang dua ditutup pada 27 November dengan jumlah pendaftar sebanyak 2.225 pelaku usaha," kata Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Blitar, Sad Sasmintarti, Jumat (30/10/2020).

Sad mengatakan, pada gelombang pertama hanya ada sebanyak 1.724 pelaku usaha yang mendaftar program bantuan produktif usaha mikro. Berarti ada peningkatan sebanyak 501 pendaftar pada gelombang kedua pendaftaran program bantuan produktif usaha mikro.

Dikatakannya, penambahan pendaftar di gelombang kedua ini paling banyak dari pelaku usaha sektor jasa seperti tukang pijat dan sopir.

Baca juga: Kamar Mandi di Rumah Rp 5,4 M ini Aneh, Publik Ketakutan hingga Sebut Malapetaka, Iklannya Viral

Baca juga: Kiwil Ternyata Tak Poligami, Suami Rohimah Bantah Nikahi Siri Venti Figianti: Hanya Jual Beli Bebek

Baca juga: Viral Video Pria Angkut Jenazah Ibunya Pakai Sepeda Motor Lewati Jalanan, Diduga Alami Gangguan Jiwa

Sebab, pada pendaftaran gelombang pertama, banyak pelaku usaha sektor jasa belum tahu kalau juga bisa ikut mendaftar program bantuan produktif usaha mikro.

"Setelah kami lakukan sosialisasi secara masif, akhirnya banyak pelaku usaha sektor jasa yang ikut mendaftar di gelombang kedua. Awalnya, mereka (pelaku usaha sektor jasa) mengira program itu hanya untuk pelaku usaha kecil yang punya produksi," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Menurutnya, pendaftaran gelombang kedua juga berjalan lancar. Dinas Koperasi melakukan pendampingan kepada pelaku usaha yang kesulitan mendaftar secara online.

"Kami menyiapkan petugas untuk membantu pelaku usaha mendaftar secara online," katanya.

Seperti diketahui, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah memberikan program bantuan produktif usaha mikro kepada pelaku UMKM. Para pelaku UMKM mendapat bantuan modal sebesar Rp 2,4 juta. Program itu sebagai upaya menumbuhkan ekonomi pelaku UMKM di masa pandemi Covid-19. (sha/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved