Pilwali Surabaya 2020

Elektabilitas Tinggi, Machfud Arifin-Mujiaman Potensi Menang di Pilwali Surabaya

Kans pasangan Machfud Arifin-Mujiaman dalam Pilwali Surabaya 2020, berpotensi menang telak.

Editor: Januar
Nuraini Faiq/surya
Paslon Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU) unggul tebal versi lembaga survei Poltracking Indonesia sebanyak 17,6 persen atas lawannya dalam Pilwali Surabaya, Eri Cahyadi (ErJi) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kans pasangan Machfud Arifin-Mujiaman dalam Pilwali Surabaya 2020, berpotensi menang telak.

Secara elektabilitas paslon yang didukung banyak parpol ini meraih 51,7% dibandingkan pasangan Eri-Armuji hanya 34,1%.

Dalam hasil resmi survei Poltracking Indonesia di Novotel Surabaya, Senin (2/11/2020), paslon nomor urut 2 ini unggul jauh lantaran kinerja dan program yang nyata untuk warga Surabaya.

Sedangkan potensi partisipasi pemilih yang akan hadir pada Pilwali Kota Surabaya Tahun 2020 (pengetahuan publik terhadap pelaksanaan pilkada serentak) sebesar 81%.

Baca juga: Peta Elektabilitas Paslon Pilkada Surabaya 2020 Versi Jenis Pekerjaan, Machfud-Mujiaman Unggul

"Survei ini menyatakan bahwa elektabilitas paslon Machfud-Mujiaman unggul dari paslin Eri-Armuji," kata Manager Riset Poltracking Indonesia, Masduri, pada rilis survei Poltracking Indonesia, di Surabaya.

Lebih lanjut, Poltracking Indonesia juga menghitung elektabilitas masing masing calon, jika tidak dipasangkan. Dan hasilnya Machfud memimpin mengungguli Eri.

Elektabilitas Mantan Kapolda Jatim itu pada Oktober 2020 unggul sebesar 51,9 persen dibandingkan dengan Eri Cahyadi sebesar 34,3 persen, dengan responden merahasiakan jawaban 5,0 persen.

"Elektabilitas Machfud mulai menunjukkan kenaikan pada Maret 2020 hingga Oktober 2020," tuturnya.

Sedangkan elektabilitas calon wali kota, survei Poltracking Indonesia, menunjukkan sosok Mujiaman lebih unggul dengan 47,5 persen dibanding Armuji 30,7 persen.

"Pada nama calon wakil wali kota, Mujiaman memperoleh elektabilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan Armuji," ucapnya.

Dengan hasil ini, Masduri mengatakan bahwa paslon Machfud-Mujiaman berpotensi memenangkan Pilkada Surabaya 2020, 9 Desember mendatang.

"Kalau melihat trennya masing-masing calon, Machfud-Mujiaman potensial kontestasi Pilkada Surabaya. Meski demikian masih ada waktu sebulan lagi untuk masing-masing membuktikan potensinya menggaet swing voters," ucapnya.

Sebagai informasi, survei ini dilakukan selama periode 19 - 23 Oktober 2020, menggunakan metode stratified multistage random sampling. Dengan 1200 sampel, dan margin error sebesar 2,8 persen, pada tingkat kepercayan 95 persen. Poltracking Indonesia juga merupakan lembaga survei independen yang memiliki reputasi akurasi terpercaya di level nasional.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved