Breaking News:

Pilkada 2020

Jelang Pilkada Serentak 2020, Gubernur Khofifah Tegaskan Netral: Tidak Memihak Calon Daerah Manapun

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tegaskan bersikap netral dalam Pilkada Serentak 2020: tidak memihak calon kepala daerah manapun.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seiring dengan proses berjalannya kampanye Pilkada Serentak 2020, cukup banyak beredar pemberitaan yang menyebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung salah satu pasangan calon kepala daerah.

Klaim dukungan tersebut ada yang mengatasnamakan Relawan Khofifah, Loyalis Khofifah, ataupun Sabahat Khofifah mendukung salah satu pasangan calon kepala daerah.

Menyikapi hal ini, Tim Media Khofifah Indar Parawansa, Trisnadi, menegaskan bahwa Gubernur Jawa Timur mengambil sikap netral dalam Pilkada Serentak 2020.

Baca juga: Penjualan Tabulampot di Desa Wisata Jambu Kediri Naik di Tengah Pandemi, Avokad Aligator Primadona

Baca juga: Antisipasi Banjir di Surabaya, Wali Kota Tri Rismaharini Pimpin Pengerukan Kawasan Sungai Kalibokor

Hal ini ia katakan juga sudah ditegaskan beberapa kali, bahwa sebagai Gubernur Jawa Timur, Khofifah mengambil sikap untuk tidak memihak pada salah satu pasangan calon kepala daerah di manapun Pilkada Serentak digelar.

“Ibu Khofifah mengambil sikap netral di Pilkada di semua daerah yang sedang menggelar kontestasi demokrasi. Jika ada yang menggunakan nama, atau inisial, yang mengatasnamakan atau mengesankan pribadi ibu Gubernur, maka tidak ada hubungannya dengan Ibu Khofifah,” tegas Trisnadi, Senin (2/11/2020) siang.

Baca juga: Jalan Penghubung Sidoarjo-Pasuruan Banjir Setinggi Lutut Orang Dewasa, Puluhan Motor Mogok

Baca juga: Ramalan Cinta Zodiak Besok Selasa, 3 November 2020: Virgo Dekati Orang yang Disuka, Pisces Romantis

Sebagai Gubernur, dikatakan Trisnadi, Khofifah ingin menjaga kesamaan jarak dengan seluruh pihak.

Salah satunya dengan tidak memihak pada siapapun pasangan calon kepala daerah di pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Hal tersebut merupakan sikap adil sebagai Gubernur yang merupakan milik seluruh warga Jawa Timur.

“Dan Ibu Khofifah selalu berpesan agar semua pihak menjaga suasana proses demokrasi yang kondusif, menjaga nilai-nilai demokrasi yang arif,” tambah pria yang akrab disapa Tris ini.

Sebagaimana diketahui, di Jawa Timur total ada sebanyak 19 daerah kabupaten dan kota yang menggelar Pilkada. Baik itu Pemilihan Bupati ataupun Pemilihan Wali Kota.

Saat ini proses kampanye di 19 kabupaten kota tersebut sudah mulai berjalan. Yaitu di Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, Kota Surabaya, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Mojokerto, Kota Pasuruan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Jember, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Kediri.

“Kembali saya menegaskan bahwa siapapun yang menyatut klaim dukungan dengan nama Ibu Khofifah dalam Pilkada ini, bukan representasi dari diri beliau,” pungkas Trisnadi.

Penulis: Fatimatuz Zahroh

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved