Breaking News:

Awalnya Bertamu, Remaja di Magetan Curi HP Milik Tuan Rumah, Modus Pura-pura ke Toilet

Remaja di Magetan curi HP milik saat bertamu di rumah warga, modus pura-pura pamit ke toilet.

SURYA/ DONI PRASETYO
Remaja (18) warga Desa/Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, dibawa ke Polsek Plaosan, Resor Magetan, Selasa (3/11). 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Remaja CRF (18) warga Desa/Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, nyaris jadi amukan massa warga Desa Getasanyar, Kecamatan Sidokerto, Kabupaten Magetan kalau Polisi tidak segera datang di tempat kekadian perkara (TKP).

Remaja beranjak dewasa ini mulanya diterima baik bertamu dirumah Arif Pujianto, warga Desa Geyasanyar, Kecamatan Sidokerto wilayah baru dari pemekaran Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

"Tidak lama bertamu, tersangka (TSK) pamit ke toilet. Namun, sejauh perjalanan dari ruang tamu ke toilet ini, tersangka rupanya sambil mengincar barang barang diantara handphone itu milik pemilik rumah itu,"kata Kapolsek Plaosan, Resor Magetan AKP Muhammad Munir Palevi kepada Harian Surya (grup TribunJatim.com), Selasa (3/11).

Rupanya, lanjut AKP Munir, pemilik rumah sejak kedatangan CRF ini sudah waspada dan mengawasi gerak geriknya, sehingga begitu HP milik tuan rumah tidak berada ditempatnya, tersangka langsung dicurigai.

Baca juga: Modus Gembos Ban, Kawanan Penjahat Membawa Kabur Uang Juragan Ikan di Wilayah Tulungagung

Baca juga: Asyik Pesta Sabu Rp 100 Ribuan, 9 Pria di Rumah Semampir Surabaya Dikeler ke Kantor Polisi

"Mengetahui CRF ngeloyor tanpa pamit, spontan pemilik rumah yang masih temanya ini meneriaki. Mendengar diteriaki temanya, CRF bukanya berhenti, malah mempercepat larinya,"ujarnya

Warga desa setempat yang mendengar teriakan Arif Pujianto, ikut ikutan mengejar. Awalnya satu, dua orang akhirnya teriakan teriakan warga itu menjadi puluhan massa. Tak pelak pelarian tersangka pun berakhir.

"Untung sebelum di massa, ada anggota dari Polsek Plaosan yang sedang meronda berhasil mengamankan CRF yang kemudian dibawa ke Polsek Plaosan, Resor Magetan. Kecamatan Sidokerto wilayah baru jadi belum memiliki Polsek masih ikut Polsek Plaosan," ujar Munir.

Baca juga: Banjir di Tanggulangin Sidoarjo Semakin Tinggi, Sejumlah Pompa Mulai Dikerahkan

Baca juga: Kondisi Pilu Karyawan Ini Tertidur dengan Mulut Berbusa, Minum Pembersih Porselen karena Putus Cinta

CRF di Polsek Plaosan, Resor Magetan mengakui perbuatannya. Bahkan tersangka juga menyerahkan HP yang dicurinya.

Dihadapan polisi, tersangka mengakui kalau perbuatanya mencuri itu awalnya iseng, lama lama kecanduan, CRF mengdap klepto.

"Dia mengakui, kalau hasil mencuri itu untuk berfoya foya,"kata AKP Munir, seraya mengatakan dari tangan tersangka, polisi menemukan beberapa handphone dan kartu anjungan tunai mandiri (ATM). (SURYA/Doni Prasetyo)

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved