Sakit Hati, Suami Pembantu Bunuh Keji Bu Guru Ngaji, Dicemplungkan ke Sumur Hidup-hidup saat Sekarat
Cara keji suami pembantu yang sakit hati bunuh bu guru ngaji, dimasukkan ke sumur hidup-hidup saat sekarat.
Penulis: Alga | Editor: Sudarma Adi
Setelah itu, pelaku menginjak dan menendang bagian kepala dan leher korban.
"Pelaku menyekap mulut korban hingga terjatuh."
"Lalu menginjak dan menendang bagian kepala dan leher korban hingga gigi bagian depan korban patah."
Baca juga: Lawakan Ade Londok Tarik Kursi sampai Dirinya Jatuh Ditanggapi Malih Tong Tong: Penghinaan
Dalam aksi pembunuhan tersebut, pelaku hanya menggunakan tangan kosong, meliputi pukulan dan tendangan.
Sampai akhirnya korban dimasukan ke dalam sumur belakang dapur dalam kondisi masih bernapas.
"Tangan kosong, tangan sama kaki, jadi dipukul dan ditendang."
"Saat dimasukan ke sumur pengakuannya masih sekarat, pengakuannya masih bernapas," kata Kadek.
Terkait korban ditemukan tanpa busana di dalam sumur, kata Kadek, korban saat kejadian mengenakan daster.
Namun saat evakuasi dari sumur, pakaiannya malah terlepas dan tertinggal di sumur.
Dia menjelaskan bahwa pelaku nekat melakukan pembunuhan terhadap bu guru ngaji atas motif sakit hati.
Sakit hati yang dirasakan pelaku ini adalah terkait utang sebesar Rp1 juta.
"Pelaku merupakan suami dari pembantu rumah tangga korban berinisial K alias A, yang melakukan aksi kejinya karena sakit hati ditagih hutang oleh korban senilai 1 juta rupiah," jelasnya.
"Pelaku dijerat pasal 338, 340, 365, 351 ayat 2 ancaman bisa seumur hidup," ungkapnya.
Baca juga: Lesty Kejora Kelewat Lelah Hadapi Sikap Rizky Billar? Gak Tahu Digantung Mulu, Padahal Sudah Baper
Sebelumnya diwartakan, penemuan mayat bu guru ngaji menggegerkan warga Ciriung, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Mayat bu nguru ngaji ditemukan di dalam sumur pada Selasa (3/11/2020).