Berita Persebaya Surabaya

Gelandang Persebaya Surabaya Blak-blakan Akui Lebih Enak Jadi Pemain Ketimbang Pelatih, Kenapa?

Gelandang Persebaya Surabaya, Rendi Irwan mengaku lebih enak menjadi pemain, ketimbang menjadi pelatih. Kenapa?

Penulis: Ndaru Wijayanto | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO
Pemain Persebaya Surabaya, Rendi Irwan mengisi waktu luang saat kompetisi Liga 1 2020 mandek dengan menjadi pelatih kepala SSB Kelud Putra, Jumat (6/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gelandang Persebaya Surabaya, Rendi Irwan buka-bukaan soal profesi barunya, yakni menjadi pelatih sekolah sepak bola ata SSB Kelud Putra, klub asal Sukodono, Sidoarjo.

Rendi Irwan mengaku lebih enak menjadi pemain, ketimbang menjadi pelatih.

Alasannya karena menjadi pelatih tidaklah mudah, sebab harus menyiapkan berbagai macam hal seperti materi latihan.

"Jujur enak jadi pemain. Kalau pelatih itu kita harus menyusul program latihan dan datang lebih dulu dari pada pemain," kata Rendi Irwan kepada TribunJatim.com, Jumat (6/11/2020).

Kendati demikian, Rendi Irwan menyebut tidak selalu bisa datang tepat waktu.

Baca juga: Pelatih Fisik Persebaya Surabaya Berharap Pemain Tetap Jaga Menu Makanan Saat Tim Diliburkan

Baca juga: Tak Ingin Ribet dengan Persyaratan Pulang, Pelatih Arema FC Pilih Habiskan Libur di Indonesia

Sebab, kadangkala dia harus membagi waktu untuk urusan di rumah seperti menemani anaknya belajar.

"Tapi saya kadang telat karena menemani anak-anak di rumah belajar via daring sampai siang," ujar pemain yang mengantongi lisensi pelatih C AFC itu.

Bila jadwal latihannya bentrok dengan latihan Persebaya Surabaya, ayah tiga anak ini menyebut program latihan SSB Kelud Putra tetap berjalan karena ada banyak staf pelatih yang mendampingi.

Baca juga: Gelandang Persebaya Surabaya Rendi Irwan Akui Termasuk Tipikal Pelatih yang Tak Suka Marah ke Pemain

Baca juga: Tak Mau Hanya Sebatas Janji, Persela Lamongan Tuntut Kepastian Lanjutan Liga 1 2020

Namun, kondisinya saat ini latihan Persebaya Surabaya sedang diliburkan sejak 24 Oktober 2020 lalu, menyusul mundurnya lanjutan Liga 1 2020 yang rencananya baru akan digulirkan pada Februari 2021.

"Pas Persebaya masih latihan, tetap saya pantau perkembangan lewat grup di WhatsApp," tutup pemain berusia 33 tahun itu.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved