Breaking News:

Pilkada Banyuwangi

Ipuk-Sugirah Siapkan Program Ngantor di Desa, Turun Dengar Masalah Warga: Langsung Cari Solusinya

Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Sugirah siapkan program ngantor di desa. Upaya mendnegar langsung masalah warga: cari solusinya hari itu juga.

TRIBUNJATIM.COM/HAORRAHMAN
Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat mengunjungi kelompok eks pekerja migran di Desa Kedung Gebang, Tegaldlimo, Banyuwangi, Rabu (21/10/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Untuk menjaring aspirasi dan mencari solusi masalah warga secara langsung, Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Sugirah menyiapkan program ngantor di desa-desa.

"Saya dan Bu Ipuk akan bergiliran ngantor di desa/kelurahan. Misalnya, saya hari Senin di Desa A, Selasa di Desa B, lalu Rabu Bu Ipuk di Desa C, Kamis di Desa D," kata Sugirah, Minggu (8/11/2020).

Cawabup Pilkada Banyuwangi nomor urut 2 ini menambahkan, “Masing-masing dari kami, yaitu saya dan Bu Ipuk, berkantor di desa/kelurahan 2 kali dalam seminggu.” 

Baca juga: Ada Voucher Tiket KA Gratis untuk Guru dan Nakes! Bisa Ambil di Stasiun Gubeng, Ini 10 Syaratnya

Baca juga: Oknum Guru PNS di Sampang Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Terancam Dipecat dari Jabatan

Menurut pria yang berlatar belakang petani tulen ini, ngantor di desa bisa menciptakan interaksi langsung dengan masyarakat, sekaligus untuk mengetahui kondisi perkembangan pembangunan di tingkat desa, dan permasalahan yang ada.

"Dengan ngantor di desa, kami akan langsung mendengar masalah, mencari solusinya saat itu juga, hari itu juga. Misalnya ada anak yang terancam putus sekolah di desa tersebut, lansia sakit, dan sebagainya. bisa langsung kami tahu dan cari solusinya saat itu juga," jelas Sugirah.

Sugirah menjelaskan, untuk teknis pelaksanaan ngantor di Desa, nantinya akan ada pemberitahuan pada masyarakat.

Baca juga: Hasil Lazio Vs Juventus, Gol Menit Akhir Felipe Caicedo Buyarkan Kemenangan di Depan Mata Bianconeri

Baca juga: Kakek 90 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Solo, Sang Mantan Kadus Terpeleset Saat Mandi

"Jadi nanti ada pengumuman: Bu Ipuk akan ngantor di Desa A hari Rabu tanggal sekian. Sugirah ngantor di Desa B hari Senin tanggal sekian. Silakan masyarakat datang, menyampaikan masalah apapun," tambah Sugirah.

Cawabup Banyuwangi yang juga seorang petani itu menjelaskan, Ngantor di Desa juga sebagai bentuk sinergi bersama pemerintah desa, untuk saling membantu dalam mempercepat proses pembangunan maupun melakukan penyerapan aspirasi masyarakat.

"Pak Kades dan Bu Kades di Bwi sudah hebat-hebat. Dengan ngantor di desa, kami sangat ingin mendukung tugas beliau-beliau," katanya.

Dalam 10 tahun terakhir ini, desa-desa di Banyuwangi telah berkembang. Di era kepemimpinan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dengan program unggulan Smart Kampung, banyak desa-desa melakukan inovasi, utamanya pelayanan publik.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved