Breaking News:

Dindik Kota Blitar Usulkan Pengadaan Bantuan Internet Siswa Tahun Ini Dibatalkan, Alasnnya ini

Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar mengusulkan ke Wali Kota Blitar agar pengadaan bantuan paket data internet untuk siswa di perubahan APBD 2020

SURYA/SAMSUL HADI
Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Blitar, Didit Rahman Hidayat. 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar mengusulkan ke Wali Kota Blitar agar pengadaan bantuan paket data internet untuk siswa di perubahan APBD 2020 tidak direalisasikan atau dibatalkan.

Alasannya, para siswa sudah mendapat bantuan paket data internet dari pemerintah pusat sebesar 35 giga.

"Kami sudah berkirim surat ke Wali Kota agar pengadaan bantuan paket data internet di perubahan APBD 2020 dibatalkan. Kami khawatir bantuan itu tumpang tindih dengan bantuan dari pemerintah pusat. Pemerintah pusat juga memberikan bantuan paket data internet 35 giga ke siswa," kata Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Blitar, Didit Rahman Hidayat kepada TribunJatim.com, Senin (9/11/2020).

Seperti diketahui, Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran pengadaan bantuan paket data internet untuk siswa di perubahan APBD 2020 sebesar Rp 3 miliar. Anggaran itu untuk pengadaan paket data internet bagi 20.199 siswa.

Rinciannya, siswa PAUD sebanyak 2.988 anak, siswa SD sebanyak 10.876 anak, siswa SMP sebanyak 6.116 anak, dan siswa PKBM sebanyak 219 anak. Tiap siswa mendapat bantuan paket internet senilai Rp 50.000 selama tiga bulan mulai Oktober-Desember 2020.

"Ternyata dari pemerintah pusat juga memberikan bantuan paket data internet sebesar 35 giga kepada siswa. Bantuan paket data internet dari pemerintah pusat selama empat bulan mulai September-Desember 2020," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Sikap Ayu Ting Ting ke Anak Adit Jayusman, 1 Momen Jarang Diketahui Tersorot, Sinyal Mantap Nikah?

Baca juga: Siang dan Malam Kota Kediri Gelar Operasi Yustisi Disiplinkan Protokol Kesehatan

Baca juga: Huawei Rilis FreeBuds Pro, Earphone TWS dengan Fitur Suara Mumpuni, Harganya Dibanderol Rp 2 Jutaan

Dikatakannya, bantuan paket data internet dari pemerintah pusat sudah tersalurkan ke siswa. Bantuan paket data internet dari pemerintah pusat sudah cukup untuk mendukung kegiatan belajar siswa secara daring dari rumah.

Bantuan paket data internet 35 giga dari pemerintah pusat terdiri atas 5 giga kuota umum yang dapat mengakses semua aplikasi dan 30 giga kuota belajar yang khusus digunakan mengakses aplikasi belajar yang terdaftar di Kemendikbud.

"Bantuan kuota internet dari pemerintah pusat sudah cukup untuk mendukung kegiatan belajar secara daring dari rumah bagi siswa," katanya.

Tetapi, kata Didit, meski bantuan paket data internet untuk siswa tahun ini diusulkan dibatalkan, Dinas Pendidikan tetap mengusulkan anggaran pengadaan bantuan paket data internet untuk siswa di APBD 2021. Hal itu, untuk mengantisipasi jika tahun depan tidak ada bantuan paket data internet dari pemerintah pusat.

"Kami juga belum tahu pandemi ini berakhir kapan. Makanya, kami tetap mengusulkan anggaran pengadaan bantuan paket data internet siswa di APBD 2021. Anggaran yang kami usulkan untuk pengadaan paket data internet selama tiga bulan," ujarnya. (sha/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved