Breaking News:

Bupati Novi Siapkan Potensi Daerah Antisipasi Efek Domino Perkembangan Kawasan Industri Nganjuk

Efek domino dari Perkembangan Kawasan Industri Nganjuk (KING) mulai diantisipasi Pemkab Nganjuk dengan pengembangan potensi daerah.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Pipin Tri Anjani
SURYA/Achmad Amru Muiz
Proyek penataan ibu Kota Kabupaten Nganjuk sebagai antisipasi efek domino dari pengembangan Kawasan Industi Nganjuk untuk memenuhi kebutuhan hiburan dan santai para pekerja industri. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Efek domino dari perkembangan Kawasan Industri Nganjuk (KING) mulai diantisipasi Pemkab Nganjuk dengan pengembangan potensi daerah.

Di antaranya dengan penataan ibu Kota Kabupaten Nganjuk, pembinaan UMKM berbagai produk khususnya kuliner, pengembangan potensi daerah terutama obyek wisata.

Seperti proyek strategis nasional Selingkar Wilis, Bendungan Semantok, Bendungan Margo Patut, dan Jalan Tol Nganjuk-Kediri.

"Itu semua nantinya akan sinergi menjadi rangkaian dari efek domino perkembangan KING," kata Novi Rahman Hidhayat, Bupati Nganjuk, kemarin.

Dijelaskan Novi Rahman Hidhayat, dengan banyaknya pabrik dan perusahaan berdiri di Kabupaten Nganjuk nantinya dengan ratusan ribu pekerja dipastikan akan meningkatkan kebutuhan hidup.

Baca juga: Tolak Investor Padat Modal Masuk ke Nganjuk, Bupati Novi Rahman Hidhayat Pilih Investor Padat Karya

Baca juga: Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Investor Masuk ke Kawasan Industri Nganjuk

Dimana para pekerja dipastikan akan membutuhkan makan, hiburan, jalur transportasi cepat, dan tempat santai dikala istirahat dari pekerjaanya.

Untuk memenuhi kebutuhan makan para pekerja maka Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan sektor Pertanian disiapkan sebagai penyedia kuliner mereka.

Untuk hiburan maka Ibu Kota Kabupaten Nganjuk juga telah disiapkan dengan fasilitas yang ada sedang dilakukan penataan yang saat ini terus dijalankan.

Untuk jalur cepat transportasi dengan jalan tol Trans Jawa dan jalan tol Nganjuk-Kediri. Dan untuk wisata maka proyek Selingkar Wilis, Bendungan Semantok, Bendungan Margopatut, serta obyek wisata Desa bisa menjadi pilihan bagi para pekerja di KING.

"Jadi, efek domino dari perkembangan KING saat ini terus kami lakukan dengan berbagai proyek pembangunan wilayah Kabupaten Nganjuk. Termasuk membuat seluruh jalan beraspal mulus sepanjang 1.250 kilometer di seluruh Kabupaten Nganjuk target selesai hingga tahun 2022 mendatang," ujar Novi Rahman Hidhayat.

Memang, diakui Novi Rahman Hidhayat, dalam mempersiapkan efek domino dari KING tidak bisa dilakukan serentak dan cepat oleh Pemkab Nganjuk.

Ini dikarenakan berhubungan dengan ketersediaan anggaran yang ada dan proses pembangunan itu sendiri. Dan Pemkab Nganjuk tidak dapat berjalan sendirian melainkan membutuhkan dukungan seluruh masyarakat dan semua pihak yang ada di Kabupaten Nganjuk.

"Dan kami optimis, dengan semangat 'Nganjuk Nyawiji Membangun Desa Menata Kota' maka Kabupaten Nganjuk akan berkembang pesat kedepanya dan rakyat bisa mendapatkan kesejahteraan," tutur Novi Rahmkan Hidhayat. (SURYA/Achmad Amru Muiz) 

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved