Breaking News:

Kota Blitar Raih Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dan Kelompok Budaya Kerja

PJs Wali Kota Blitar, Jumadi memimpin apel penerimaan penganugerahan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan KBK, Senin (16/11/2020).

SURYA/Samsul Hadi
PJs Wali Kota Blitar, Jumadi, didampingi Sekda menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, di halaman Kantor Wali Kota Blitar, Senin (16/11/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - PJs Wali Kota Blitar, Jumadi memimpin apel penerimaan penganugerahan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan penyampaian penghargaan Kelompok Budaya Kerja (KBK) di halaman Kantor Wali Kota Blitar, Senin (16/11/2020).

Penganugerahan STBM diperoleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar dari Menteri Kesehatan, sedang penghargaan KBK didapat Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Blitar dan Gubernur Jatim.

Dalam apel itu, PJs Wali Kota menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Dinkes Kota Blitar, M Muchlis dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Blitar, Muchson.

PJs Wali Kota Blitar, Jumadi berharap penghargaan itu dapat memotivasi kinerja para pegawai. Para pegawai agar terus mengembangkan kualitas sumber daya manusia untuk meraih prestasi.

"Kami menerima peringkat terbaik pertama untuk KBK Blitar Master di Dinas Perpustakaan dan Arsip. Ini luar biasa, karena satu-satunya terbaik pertama di Dinas Perpustakaan dan Arsip," kata Jumadi

Jumadi mengatakan semua penghargaan yang diperoleh itu berujung pada kualitas SDM pegawai. Untuk itu, sangat penting dalam pengembangan kualitas SDM pegawai. 

Apalagi, ke depan, kondisi penduduk dan wilayah di Kota Blitar terus mengalami pengembangan. Belum lagi, wilayah di sekitar Kota Blitar juga terus berkembang. 

Di wilayah selatan, ada jalan arteri nasional yang membentang dari Pacitan sampai Banyuwangi. Di Kediri dibangun Bandara dan rencananya juga dibangun jalan tol sampai Tulungagung.

"SDM harus dibangun mulai sekarang, kalau lima sampai 10 tahun tidak membangun SDM, Kota Blitar akan ketinggalan. Kualitas SDM penting untuk aktivitas tinggi," ujarnya.

Jumadi juga mendorong masyarakat untuk memiliki minat baca yang tinggi. Minat baca tinggi penting untuk menumbuhkan ilmu pengetahuan yang berujung pada kualitas SDM. 

"Di masa pandemi ini, anak-anak tetap bisa mempunyai akses mencari literatur dan buka bacaan. Gemar membaca dan minat baca penting karena itu ilmu pengetahuan," katanya. (SURYA/Samsul Hadi)

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved