Kebakaran Gudang Peralatan di Ponpes Putri Miftahul Huda Malang Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran yang melanda gudang peralatan di Ponpes Putri Miftahul Huda Malang akibat korsleting listrik. Kerugian mencapai Rp 50 juta lebih.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Petugas UPT Damkar Kota Malang saat melakukan proses pendinginan di gudang peralatan Ponpes Putri Miftahul Huda, Jalan Gading Pesantren, Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (17/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebuah gudang peralatan di Pondok Pesantren Putri Miftahul Huda, Jalan Gading Pesantren, Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, tiba-tiba terbakar, Selasa (17/11/2020) siang.

Gudang yang terbakar itu berada di lantai tiga pondok pesantren putri.

Isi gudang tersebut adalah peralatan yang biasa digunakan untuk kegiatan haul ponpes, seperti piring, gelas, karpet, dan tikar.

Kebakaran terjadi pada pukul 10.35 WIB. Api langsung menghanguskan seluruh area gudang beserta isinya.

Empat unit mobil pemadam kebakaran dan 25 personel UPT Damkar Kota Malang datang ke lokasi kejadian pada pukul 10.50 WIB.

Ketika anggota damkar datang, api telah dipadamkan oleh warga sekitar dan penghuni ponpes putra dengan memakai peralatan seadanya.

Baca juga: Sebut Nominal Gaji Rendah, Dewan Dorong Kenaikan Upah Bagi Guru Honorer di Kota Malang

Baca juga: Gudang Ponpes di Kota Malang Terbakar, Penghuni Pondok Padamkan Api Pakai Alat Seadanya

Anggota Damkar Kota Malang kemudian melakukan pendinginan di lokasi kebakaran. Agar titik api tidak muncul kembali dan menyebabkan terjadinya kebakaran susulan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengungkapkan, kebakaran tersebut terjadi akibat korsleting listrik.

"Menurut laporan awal yang kami dapat di lokasi kejadian, penyebab kebakaran diakibatkan karena korsleting listrik. Karena di dalam gudang terdapat berbagai bahan yang mudah terbakar, maka api langsung membesar dan menghanguskan gudang yang berukuran kurang lebih 6 x 4 meter persegi tersebut," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Kantor Cabang Bank Mega Area Malang Berikan Tanggapan Terkait Kasus Dugaan Penggelapan Dana Nasabah

Baca juga: Seusai Normalisasi, PDAM Kota Malang Pastikan Air yang Sempat Tercemar Solar Sudah Layak Konsumsi

Teguh Budi Wibowo juga menambahkan, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

"Saat kejadian terjadi, seluruh penghuni pondok putri telah lari keluar menyelamatkan diri. Dan dalam kejadian ini nihil korban jiwa, baik luka maupun meninggal dunia. Hanya kerugian materiil saja yang ditaksir mencapai Rp 50 juta lebih," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved